Terpancar kebagiaan dari wajah kedua mempelai, Yanto dan Tuti saat sesi pemasangan cincin. [Foto: SR/Ferdinan]
Lifestyle

Pernikahan Unik Yanto Dan Tuti Dihadiri Kepala Inspektorat Dan PT2SP Maybrat

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

TEMINABUAN, sorongraya.co – Pernikahan dua pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) Maybrat, Yanto dan Tuti terbilang unik pasalnya, pernikahan kedua pasangan tersebut digelar tepat di jalur lintas perbatasan antara Kabupaten Kabupaten Maybrat dan Sorong Selatan (Sorsel). 

Mewakili Pemda Kabupaten Maybrat, pernikahan tersebut turut dihadiri Kepala Inspektorat, Dr. Naomi Netty Howay, SKM, M.Kes, dan kepala Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PT2SP) dari Pemda Sorong Selatan (Sorsel), Pak Ananias Wetaku mengikuti pemberkatan dan resepsi yang digelar di gereja GKI Kanan Kasar, Kampung Kasar Distrik Aitinyo Tengah, Sabtu, (28/12/19).

Mempelai pria, Yanto Yatam, A.Md, Sos yang kesehariannya bertugas sebagai Kepala Bidang di Dinas Perhubungan Kabupaten Maybrat, sementara pasangannya Tutiana Kambuaya A.MK. bertugas sebagai Kepala Puskesmas di Distrik Aitinyo Tengah.

Kepada para tamu, Yanto dan Tuti mengatakan bertepatan dengan suasana Natal, pernikahan ini sengaja digelar dengan mengundang seluruh keluarga keduanya yang ada di kota sekaligus untuk liburan di kampung.

“Biasanya, pejabat di lingkungan pemda Maybrat, selalu melakukan pernikahan di kota Sorong dan mengundang keluarga dari kampung ke kota guna mengikuti acara tersebut.,” kata Yanto di hadapan para tamu undangan.

“Karena kami merasa bangga dengan kondisi masyarakat di kampung dimana kami tinggal bersama mereka. Selain itu karena kampung kami berada di jalur lintas batas antara Pemda Maybrat dan Sorsel,” tambah dia.

Kedua mempelai yang merupakan pejabat di dua Kabupaten Maybrat dan Sorsel usai dilakukan doa pemberkatan. [Foto; SR/Ferdinan].
Kepala Inspektorat Kavupaten Maybrat, Dr. Naomi Netty Howay, SKM, M.Kes, yang juga merupakan isteri Bupati Kabupaten Maybrat saat bersalaman dengan keluarga mempelai yang hadir. [Foto: SR/Ferdinan]
Sementara itu, Kepala Inspektorat Maybrat Dr. Naomi Netty Howay, SKM, M.Kes, dalam sambutannya mewakili Bupati Maybrat menuturkan, ini pernikahan sangat istimewa karena bisa mengundang keluarga dari kota untuk datang ke kampung menyaksikan pernikahan keduanya.

Naomi turut merasa bangga karena kedua pasangan tersebut adalah pejabat di Maybrat dan pernikahan kedua pasangan ini sangat unik karena dilakukan di kampung dengan menggunakan gedung seadanya.

“Ini merupakan rasa cinta atas tanah dan kampung halamannya, karena di situlah tempat mereka bertarung hidup,” ujarnya.

Naomi juga menyebutkan, untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih lajang dan bertugas di Maybrat, jika menikah haruslah secara resmi dan tercatat oleh Pengadilan Agama, sehingga bisa mendapatkan hak-haknya  berupa tunjangan-tunjangan yang sudah ditetapkan Pemerintah.

Selain itu, Naomi juga meminta kepada masyarakat yang berada di jalur lintas batas yaitu kampung kasar Distrik Aitinyo Tengah untuk selalu menjalin hubungan baik dengan keluarga yang berada di lintas batas Distrik Moswaren Kabupaten Sorsel.

Kristian Yatam mewakili orangtua mempelai mengaku ikut bangga karena diundang dari Jayapura untuk memenuhi permintaan adiknya Yanto Yatam untuk bertindak selaku orang tua wali.

“Saya merasa bangga karena pernikahan adik saya Yanto dan Tutiana, walaupun pernikahan mereka berdua dilakukan di kampung, namun partisipasi kedatangan keluarga dari Sorsel dan Maybrat sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa hubungan baik yang dilakukan oleh pemerintah Maybrat dan Sorsel terkait jalur lintas batas selalu dalam keadaan aman dan terkendali,” pungkasnya [fer].


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.