Sekretaris Daerah Kota Sorong, Yakob Kareth
Pendidikan & Kesehatan

Puluhan Tenaga Kesehatan Unjuk Rasa Tuntut Pembayaran Insentif dan TPP

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co-Tak kunjung mendapatkan insentif Covid-19 di dua bulan terakhir 2021 dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), puluhan tenaga kesehatan dari 10 puskesmas dan Rumah Skit Umum Daerah (RSUD) Sele Besolu Kota Sorong, Senin, 30 Mei 2002 melakukan unjuk rasa di halaman kantor Wali Kota Sorong.

Unjuk rasa ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya tenaga kesehatan dari 10 puskesmas dan RSUD Sele Besolu berunjuk rasa pada 24 Mei 2022 lalu.

Puluhan nakes ini menuntut janji dari Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau yang akan membayar insentif Covid-19 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Puluhan tenaga kesehatan yang bertugas di 10 puskesmas dan RSUD Sele Besolu unjuk rasa di kantor Wali Kota Sorong.

Menanggapi unjuk rasa yang di lakukan puluhan nakes, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala BPKAD serta pejabat terkait lain pemerintah Kota Sorong menemui perwakilan nakes dan langsung menggelar rapat di ruang Anggrek kantor Wali Kota Sorong.

Usai rapat Sekda Kota Sorong, Yakob Kareth mengatakan bahwa pemerintah kota Sorong telah menyiapkan anggaran 2 miliar rupiah untuk membayar insentif covid-19 bulan Nopember dan Desember 2021 terakhir dan tunjangan kinerja (tukin), seperti yang dijanjikan oleh Presiden Joko Widodo, yang besarannya di atur di dalam Peraturan Presiden (Prepres) Nomor 37 Tahun 2015.

” Rinciannya, 1 miliar rupiah untuk nakes yang bekerja di 10 puskesmas dan sisanya 1 miliar rupiah dibayarkan kepada nakes yang ada di RSUD Sele Besolu,” kata Yakob.

Puluhan tenaga kesehatan yang bertugas di 10 puskesmas dan RSUD Sele Besolu unjuk rasa di kantor Wali Kota Sorong.

Yakob memastikan, tuntutan tetap dibayar, dengan syarat semua adminiatrasi mereka saat di lapangan harus diserahkan ke dinas kesehatan untuk diverifikasi.

Salah satu tenaga kesehatan, Yani menyampaikan, kedatangan kami kesini untuk mempertanyakan janji wali kota Sorong.

” Kami minta TPP dan Tukin yang 50 persen, insentif covid-19 bulan November dan Desember 2021 yang belum terbayarkan. Sementara Tukin itu sesuai janji Jokowi akan ditambahkan dengan THR,” ujarnya.

Kendati, melakukan unjuk rasa, puluhan nakes menjamin pelayanan di 10 puskesmas dan RSUD Sele Besolu tetap berjalan,” tambah Yani.

Setelah mendapatkan penjelasan dari sekda kota Sorong, puluhan nakes ini langsung membubarkan diri secara tertib.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.