Gedung SMA Negeri 1 Sausapor, Kabupaten Tambrauw. / (foto: tri satrisnah)
Gedung SMA Negeri 1 Sausapor, Kabupaten Tambrauw. / (foto: tri satrisnah)
Pendidikan & Kesehatan

Jumlah Siswa Baru di SMA Negeri 1 Sausapor Menurun

Bagikan ini:
  • 22
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    22
    Shares

TAMBRAUW, sorongraya.co – Jumlah penerimaan siswa baru di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sausapor mengalami penurunan secara signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Selain gedung sekolah yang masih numpang, salah satu faktor lain yaitu telah ada SMA yang baru di Sausapor.

Kepala SMA Negeri 1 Sausapor, Kunrak Yekwam S.Pd mengaku bahwa pihaknya tidak dapat memaksakan para siswa-siwa di Tambrauw untuk memilih sekolah mana yang akan ditempati, karena hal tersebut adalah hak dari para calon siswa.

“Kami mengakui fasilitas kami memang seperti ini apa adanya dan ruangan juga terbatas jadi kami tidak bisa paksakan murid-murid untuk memilih sekolah kami dan juga karena sudah ada Sekolah baru juga,” ujar Kunrak kepada sorongraya.co diruang kerjanya. Rabu 17 Juli 2018.

Meski demikian, Kunrak tetap optimis menciptakan generasi emas dengan membangun semangat anak didik barunya dan terus melakukan aktifitas di sekolah.

Terkait status SMA Negeri 1 Sausapor yang masih numpang, bagi Kunrak hal tersebut bukan alasan untuk tidak melanjutkan masa depan, justru dengan status yang masih numpang dapat meomitivasi para guru untuk terus meberikan yang terbaik.

Senada disampaikan Erick Manuhutu S. Pd, Guru Sejarah SMA Negeri 1 Sausapor bahwa siswa baru yang mendaftar sebanyak 68 orang dari jumlah tersebut yang mengikuti Masa Orientasi Sekolah (Mos) hanyalah 59 orang.

“Biasanya kalau sudah selesai mos anak anak kadang datang lagi dan kebiasaan ada murid baru pindahan,” katanya. [tri]

Editor : Mohan


Bagikan ini:
  • 22
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    22
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.