MetroTanah Papua

Satgas Preventif Operasi Bina Karuna Dofior 2026 Tangani Kebakaran di Klasaman

×

Satgas Preventif Operasi Bina Karuna Dofior 2026 Tangani Kebakaran di Klasaman

Sebarkan artikel ini

SORONG,sorongraya.co- Personel Satgas Preventif Operasi Bina Karuna Dofior 2026 Polda Papua Barat Daya bergerak cepat menangani kebakaran bangunan yang terjadi di Jalan Basuki Rahmat Km 13, Kelurahan Klasaman, Kota Sorong, Minggu (20/9/2026).

Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., melalui Karo Ops Polda Papua Barat Daya Kombes Pol. Muji Windi Harto, S.I.K., S.H., M.M., menegaskan bahwa Satgas Preventif Operasi Bina Karuna Dofior 2026 dibentuk sebagai bagian dari upaya kepolisian dalam melakukan pencegahan serta penanganan secara cepat terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan masyarakat.

Polling Tokoh Papua Barat Daya

Siapakah Tokoh Papua Barat Daya Yang Paling Disukai?

“Personel Satgas Preventif terus diarahkan untuk hadir dan memberikan respons cepat ketika terjadi situasi yang membutuhkan penanganan di lapangan, termasuk kejadian kebakaran,” ujar Karo Ops Polda Papua Barat Daya.

Kebakaran tersebut dilaporkan sekitar pukul 15.30 WIT. Mendapat informasi itu, personel Unit Sipammat Ditsamapta Polda Papua Barat Daya langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.00 WIT.

Setibanya di lokasi, personel bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat langsung melakukan upaya pemadaman. Personel juga membantu mengantisipasi agar kobaran api tidak meluas ke bangunan maupun area di sekitar lokasi kejadian.

Selain membantu proses pemadaman, personel kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi untuk mendukung kelancaran mobilisasi kendaraan pemadam kebakaran sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.

Setelah dilakukan penanganan secara bersama-sama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIT. Situasi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali.

Berdasarkan penanganan awal di lokasi, kebakaran diduga berkaitan dengan korsleting listrik dan peralatan elektronik. Bangunan dan lahan yang terdampak diperkirakan memiliki luas sekitar 130 x 150 meter persegi.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

Penanganan kebakaran melibatkan personel Unit Sipammat Ditsamapta Polda Papua Barat Daya, Unit Pemadam Kebakaran Provinsi, Unit Pemadam Kebakaran Kota, serta masyarakat setempat.

Karo Ops juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi listrik dan peralatan elektronik dalam kondisi aman serta tidak meninggalkan peralatan listrik yang masih menyala tanpa pengawasan.

“Kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari upaya Polri memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran,” pungkasnya.(***)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.