MetroPendidikan & KesehatanTanah Papua

Bank Papua Kolaborasi dengan Pemda Tambrauw dan BKKBN Luncurkan Sahabat Sehat dan Genting

×

Bank Papua Kolaborasi dengan Pemda Tambrauw dan BKKBN Luncurkan Sahabat Sehat dan Genting

Sebarkan artikel ini

KEBAR, sorongraya.co- Dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Tambrauw, Bank Papua berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw dan BKKBN Perwakilan Provinsi Papua Barat meluncurkan program Sahabat Sehat dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mess Pemerintah Kabupaten Tambrauw, Distrik Kebar, Selasa (15/9/2026).

Polling Tokoh Papua Barat Daya

Siapakah Tokoh Papua Barat Daya Yang Paling Disukai?

Stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik anak, tetapi juga dapat berdampak pada perkembangan kognitif, kesehatan, serta kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang. Karena itu, upaya pencegahannya membutuhkan dukungan sejak masa pertumbuhan anak, terutama melalui pemenuhan kebutuhan gizi dan perhatian terhadap keluarga yang berisiko.

Melalui program Sahabat Sehat, Bank Papua menyalurkan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar keluarga berisiko stunting di Tanah Papua. Program tersebut kemudian dikolaborasikan dengan Genting, yakni gerakan orang tua asuh yang dikembangkan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Di Kabupaten Tambrauw, kolaborasi tersebut menargetkan 200 sasaran pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mempercepat penurunan angka stunting serta memastikan anak-anak mendapatkan dukungan yang dibutuhkan untuk tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.

Wakil Bupati Tambrauw, Paulus Ajambuani, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Bank Papua atas kepedulian dan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program CSR.

Menurut Paulus, penanganan stunting membutuhkan semangat gotong royong dan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga dunia usaha, BKKBN, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Anak-anak adalah generasi penerus Kabupaten Tambrauw, sehingga perlu mendapat perhatian agar terhindar dari stunting,” kata Paulus.

Senada, Sekretaris BKKBN Perwakilan Provinsi Papua Barat, Yahya Richard Rumbino, menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi persoalan stunting.

Ia mengatakan, kerja bersama diperlukan untuk melindungi generasi muda Papua, khususnya anak-anak di Kabupaten Tambrauw, dari dampak stunting yang dapat memengaruhi kualitas generasi di masa mendatang.

Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Tambrauw, dr. Lenny Florensia Hae, menjelaskan bahwa program Genting merupakan program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang diterapkan hingga ke daerah, termasuk Kabupaten Tambrauw. Dalam kolaborasi tersebut, Bank Papua turut mengambil peran sebagai orang tua asuh melalui program CSR.

Sementara itu, Kepala Bank Papua Cabang Tambrauw, Esther J. Ulian, saat membacakan sambutan Direktur Utama Bank Papua, menegaskan bahwa Bank Papua tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis perbankan, tetapi juga memiliki komitmen terhadap tanggung jawab sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Menurutnya, stunting merupakan salah satu tantangan nyata dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tambrauw sehingga membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.

Peluncuran program tersebut turut dihadiri Kepala Distrik Kebar, perwakilan TNI/Polri, Kepala Puskesmas Kebar, serta sejumlah undangan lainnya.

Melalui kolaborasi Sahabat Sehat dan Genting, upaya pencegahan stunting diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama untuk memastikan anak-anak Tambrauw tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik.(***)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.