SORONG, Sorongraya.co- Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama manusia, Ikatan Keluarga Kei (IKK) Paguyuban Kabupaten Sorong gelar pengalang dana.
Aksi tersebut dilakukan seputaran Traffic light kilo meter 12 untuk saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana. Pada Jum’at, (21/8/2026).
Penggalangan dana tersebut akan berlangsung selama 4 hari di berbagai titik dari kabupaten hingga kota.

Ketua IKK Aimas Kabupaten Sorong, Adi Pato Renuw mengatakan bahwa aksi sosial ini sebagai wujud kepedulian sesama anak bangsa yang mengajarkan sikap saling membantu dan tolong-menolong.
“Kami terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita di NTT yang sedang mengalami kesulitan. Sekecil apapun bantuan yang terkumpul, semoga bisa meringankan beban mereka yang terkena bencana saat ini,” ujarnya.
Adi juga menambahkan bahwa aksi ini tetap berjalan sampai selesai, mengingat bencana di NTT merupakan bencana besar yang membutuhkan kepedulian bersama.
“Kami akan terus melakukan aksi penggalangan dana, setidaknya untuk beberapa hari kedepan, karena bencana ini sifatnya Nasional,” tambahnya.
Adipato juga mengungkapkan bahwa keberadaan IKK paguyuban bertujuan untuk berjalan berdampingan dengan pemerintah daerah sehingga menjadi bentuk pelestarian budaya dan juga pihak kerukunan menaruh perhatian besar pada isu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.
Rangkaian Penggalangan Dana tersebut dikantor sekretariat IKK Paguyuban Aimas dan Hasil donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung melalui posko kemanusiaan ke NTT.
Adi berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat perantauan dan dapat memberikan dukungan penuh dalam kegiatan kemanusiaan.
“Ini bukan hanya tentang memberi, tapi juga tentang menunjukkan bahwa kita satu Indonesia. Kita jauh dari NTT, tapi rasa persaudaraan tidak pernah putus. Lewat paguyuban ini kita bisa saling menguatkan,” tutupnya.


















