foto Istimewah
Uncategorized

Masyarakat Adat Sambut Baik Kehadiran SKK Migas Di Kabupaten SorSel

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Dalam acara audiensi dan diskusi yang dihadiri para Bupati bersama pimpinan Kepala Dinas terkait yakni, Kaporlres, WaDandim 1807, SKK mgas – Bp Berau memberikan penjelasan rencana kerja yang meliputi proses pengadaan penyedia jasa kegiatan, proses perizinan yang memerlukan pengambilan data awal yang perlu dilalui, hingga adanya potensi melibatkan dan memberdayakan masyarakat yang berada di sekitar daerah survey, serta tata waktu kegiatan survey seismik yang dibatasi waktu oleh pemerintah harus bisa terlaksana hingga tahun 2024. Aula ratua Sesna, Teminabuan (10/04/23)

Hal tersebut disambut baik oleh Tokoh Adat (Todat), Tokoh Masyarakat (Tomas) dan Tokoh Agama (Toga) distrik Kokoda dan Inawatan Sepakat Dorong Percepatan Investasi Migas Melalui Survey Seismik SKK Migas – Bp Berau di Kab. Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya PBD.

Pertemuan itu juga menyampaikan pengenalan rencana kerja pemerintah pusat, di bidang kegiatan hulu migas, kepada para masyarakat yang nantinya akan berdekatan dengan pelaksanaan kegiatan survey awal pencarian potensi sumberdaya alam minyak/gas bumi.

Kepala Perwakilan SKK Migas Pamalu (Papua & Maluku), Subagyo, yang kerap memperjuangkan upaya memasukan investasi hulu migas agar bisa lebih banyak melakukan investasinya di Papua, terus mengandeng Pemerintah di daerah, untuk bisa mewujudkan kemudahan masuknya investasi hulu migas, melalui kegiatan eksplorasi, sehingga dapat mewujudkan manfaat positif berganda kehadiran industri hulu migas bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

Subagyo menyamoaikan terimakasih kepada Bupati dan Forkopimda Kabupaten Sorong Selatan, serta Masyarakat Adat di Distrik Kokoda dan Inanwatan atas sinergi dan kemitraan dalam mendukung kelancaran operasional dan citra positif Investasi hulu migas di daerah.

Foto Istomewah

“SKK Migas memiliki target kegiatan eksplorasi dan eksploitasi baik seismik dan pemboran yang sangat masif. Kegiatan yang akan dilakukan saat ini, yakni kegiatan seismik, adalah proses mencari informasi data minyak dan gas bumi yang belum terlihat pada lapisan batuan di dalam perut bumi”, papar Subagyo melalui rilisnya.

Menurut beliau, “kegiatan seismik membutuhkan proses dan waktu yang panjang, namun jika ditemukan potensi yang bernilai ekonomis, tentu hasilnya akan dapat dinikmati oleh anak cucu kita”, tutup Subagyo.

Foto Istimewah

 

Pesan yang sama disampaikan juga oleh Kepala Distrik Inanwatan Marten Mitogae, yang mengajak masyarakat memberikan kesempatan kepada Bp Berau dalam rencana eksplorasi seismik di daerah kita yang memiliki potensi yang selama ini tidak dikelola dengan baik.

Sebagai tindaklanjut dari rangkaian audiensi dan sosialisasi atas pengenalan rencana kerja pemerintah dalam program kerja hulu migas, selanjutnya para pimpinan pemerintah daerah Kab. Sorsel telah menyepakati adanya rencana koordinasi dengan Kepala Distrik yang akan dilalui kegiatan eksplorasi seismik guna mengumpulkan data potensi tenaga kerja masyarakatnya berdasarkan keterampilan “skill, semi skill dan non skill”; mendukung pendataan potensi kemitraan Bumdes/Bumkam dan Koperasi berbadan hukum guna nantinya dapat berkolaborasi untuk penyediaan bahan makanan lokal selama kegiatan seismik berlangsung; serta akan memastikan mendukung proses perizinan yang diperlukan untuk kegiatan seismik, dengan dikeluarkannya surat rekomendasi oleh Pemda Kabupaten Sorong Selatan untuk kepastian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K).


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.