Kabid Humas Polda PB, AKBP Hary Supriiyono
Hukum & Kriminal Nasional Tanah Papua

Dua PJU Polda Papua Barat Dipromosi Jabatan Baru

Bagikan ini:
  • 19
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    19
    Shares

MANOKWARI,sorongraya.co– Dua pejabat utama (PJU) Kepolisian Daerah Papua Barat dipromosi untuk mendapat jabatan baru dalam organisasi korps bhayangkara ini.

Berdasarkan surat telegram rahasia Kapolri nomor : ST/ 664/ III/ KEP/ 2018 Tanggal 8 Maret 2018 memutasikan Kombes Pol Erdy Swahariyadi dari jabatan Direktur Sabhara Polda Polda Papua Barat dan mempromosikannya dalam jabatan baru sebagai analis kebijakan madya bidang sabhara baharkam polri.

Kemudian mengangkat AKBP Sugeng Widodo, S.H.,M.Hum yang sebelumnya jabat Wadir Sabhara Polda Papua Barat dalam jabatan baru sebagai Direktur Sabhara Polda Papua Barat menggantikan Kombes Pol Erdy Swahariyadi.

Selain itu, Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian berdasarkan Surat Telegram Rahasianya nomor : ST/ 667/ III/ KEP/ 2018 Tanggal 8 Maret 2018 mempromosikan jabatan baru kepada Kombes Pol Gieuseppe Reinhard Gultom,S.IK yang sebelumnya menjabatan Direktur Poair Polda Papua Barat, diangkat dalam jabatan baru sebagai Direktur Polair Polda Sulawesi Utara.

Mengangkat Wadir Polair Polda Bali, AKBP Roy Hutton Marulamrata Sihombing,S.IK dalam jabatan baru sebagai Direktur Polair Polda Papua Barat menggantikan Kombes Pol Gieuseppe Reinhard Gultom,S.IK.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Rudolf Alberth Rodja melalui Kabida Humas, AKBP Hary Supriyono kepada sorongraya.co melalui pesan singkat Whatshappnya, Sabtu (10/3/2018) mengatkan, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Polri merupakan hasil evaluasi pimpinan tentang pelaksanaan tugas pejabat yang bersangkutan untuk melaksanakan fungsi organisasi.

Bagaimanapun, setiap pejabat mesti melaksanakan tanggung jawab dalam jabatan yang diamanahkan dan ini merupakan penyegaran dalam organisasi korps Bhayangkara.

“Untuk Polda Papua Barat yang dimutasi dua PJU yaitu, Direktur Polair dan Direktur Sabhara” tulis Kabid Humas melalui pesan singkat Whatshapnnya.

Hary menambahkan, dalam waktu 14 hari setelah terbitnya telegram rahasia Kapolri tentang pemberhentian dan pengangkatan di lingkungan Polri, maka wajib dilaksanakan serah terima jabatan Dirpolair dan Dirsabhara Polda Papua Barat.(ken)


Bagikan ini:
  • 19
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    19
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.