Pendidikan & Kesehatan

Sebanyak 58.503 Orang Di Kota Sorong Melakukan Tes HIV/AIDS Diantaranya 3.237 Yang Positif

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya (YPKDS), Jumat, 12 Agustus 2022 melakukan pertemuan bersama Dinas Kesehatan Kota Sorong guna membahas tetang data base masyarakat yang mengikuti tes HIV/AIDS.

Dalam data base tersebut tercatat bahwa sejak tahun 2004 hingga Mei 2022 sebanyak 58.503 orang yang melakukan tes HIV/AIDS, 3.237 diantaranya positif. Kendati demikian, hanya 2.353 orang yang masuk dalam perawatan.

Sementara orang yang memenuhi syarat ARV berjumlah 2.322, jumlah orang yang memulai pengobatan ARV 1.355 dan jumlah orang yang sedang aktif mengonsumsi ARV sebanyak 852.

” Kalau kita melihat dari jumlah yang memenuhi syarat sama yang mulai, dan sedang aktif dari yang pengobatan sama yang aktif gebnya yang belum ada sekitar 981. Namun, sekarang jumlah mencapai 1.200 sekian yang belum memulai pengobatan. Padahal sudah memenuhi syarat tapi belum mau memulai pengobatan,” kata SKM Kepala Bidang Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jenny Isir.

Jenny menambahkan, data terbaru di tahun 2022 jumlah orang yang melakukan tes sebanyak 2.352. Kemudian yang positif HIV berjumlah 44 orang yang terlaporkan ke Aplikasi SIHA dan Kasus HIV golongan ibu rumah tangga ada di peringkat kedua.

” Faktor resiko paling banyak melalui hubungan seks, maka dari itu harus memakai kondom untuk para PSK, yang ada di lokalisasi,” kata Jenny.

Jenny menambahkan, anggaran yang disediakan oleh pemerintah daerah untuk program HIV ini sebesar 100-150 juta untuk setiap tahunnya.

Sementara itu Pengelola Program KPA Kota Sorong, Astrid Kasim mengatakan, jumlah logistik untuk stok kondom pencegahan HIV/AIDS sudah menipis, tersisa 2.000 bungkus. Jumlah tersebut tidak mencukupi untuk di lokalisasi, yang memerlukan 2.500 kondom.

Di sisi lain, menurut Advokasi Officer LSM YPKDS, Sonny Laratmase, dari data base yang ada, orangyang terinfeksi sebanyak 1.000 lebih. Mkaanya, YPKDS akan terus berupaya termasuk menjemput bola melakukan pendekatan dan sosialisasi. Jika tidak di lakukan jumlahnya pasti bertambah.

Dari pendekatan itu kami akan melihat apakah kendalanya dari diri sendiri atau apa karena pelayanan dari kami sudah sangat siap untuk membantu orang yang terinfeksi.

” Sudah saya katakan berulang kali, dengan minum obat secara rutin, 80 persen akan menurunkan virus dari tubuh. Saat ini yang sudah rutin minum obat selama satu hingga dua tahun terlihat seperti orang yang sudah sehat.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.