Tim Bakti Kesehatan yang dilepas dengan ditandai penyematan Topi kepada perwakilan tim oleh Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, di pendopo gubernur, Senin pagi, 12 November 2018 / Foto: Kris Tanjung
Pendidikan & Kesehatan

Basmi Malaria, Dinkes PB Turunkan 2 Tim Bakti

Bagikan ini:
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares

MANOKWARI, sorongraya.co – Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 2018, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat (Dinkes PB) menurunkan Dua Tim Bakti guna membasmi penyebaran penyakit malaria.

Ditandai penyematan Topi kepada perwakilan tim oleh Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, Tim Bakti Kesehatan yang dilepas dengan dua tim yang akan bekerja selama 15 hari di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan mengatakan, momen hari kesehatan nasional ke 54 ini Diskes PB memberikan perhatian khusus untuk penanganan penyakit malaria.

“Tim satu terdiri dari dokter, analisis, perawat dan admin yang bertugas memeriksa darah semua penduduk di lokasi sasaran untuk mendeteksi masyarakat penderita malaria agar tidak terjadi penularan. Sementara tim dua, khusus sebagai pengendali vektor yang terdiri dari, entomolog dan co entomolog yang terlatih yang bertugas mencari tempat perindukan nyamuk dan melakukan penyemprotan nyamuk dewasa sehingga diharapkan dapat mengurai terjadinya penularan malaria,” kata dia kepada sejumlah wartawan, usai upacara pelepasan tim. Senin, 12 November 2018.

Menurutnya, Mansel cakupan prevalensi malaria-nya sangat tinggi dibanding daerah lain di Papua Barat, karena itu tim kesehatan diturunkan di sana. Kedua tim tersebut selain bergerak ke lapangan bersama tim Dinkes Mansel lainnya juga akan memberikan pelatihan penanggulangan malaria di daerah setempat.

“Malaria di Papua Barat memang sudah cukup rendah atau menuju pada pra-eliminasi. Tapi masih ada daerah-daerah yang masih tinggi seperti di Mansel,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat, M. Lakotani juga menuturkan, HKN ke 54 sebagai  momentum meningkatkan pelayanan kesehatan sehingga merata pada masyarakat di papua barat.

“Semoga kegiatan pemberantasan penyakit malaria ini bisa dilaksanakan di semua kabupaten/kota yang ada di Papua Barat. Mari kita berkomitmen bersama membangun Papua Barat dengan hati mempersatukan dengan kasih untuk masyarakat yang aman sejahtera dan maju,” tandasnya. [krs]


Bagikan ini:
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.