SORONG, sorongraya.co – Tim Inisiator Pemekaran Kabupaten Maybrat, Yosep Bles mengingatkan Bupati Kabupaten Maybrat, Karel Murafer untuk tetap menjaga Azas Keseimbangan dalam melakukan pembangunan di Maybrat.
Menurutnya, kabupaten yang dahulu diberi nama Kabupaten Rumana (kepala burung) ini, memiliki sumber daya manusia yang kritis dalam pembangunan.
“Kita orang Maybrat dikenal kritis karena pendidikan, ada yang professor, doctor dan lain sebagainya. Banyak juga yang kritis dalam menyampaikan pendapat. Dasar keseimbangan itu mesti dijaga, pertama keseimbangan distrik, marga, itu harus dijaga,” tutur Yosep kepada Wartawan media ini. Senin, 04 Mei 2026.

Meski saat ini ia menjabat sebagai Kepal Dinas Perhubungan di Kabupaten Sorong Selatan, namun Yosep kerap mengikuti perkembangan pembangunan di Maybrat. Baik pembangunan manusia, peningkatan pendidikan maupun kesehatan.
Jika kepala daerah tidak menjaga azas keseimbangan terhadap masyarakatnya, Yosep khawatir menimbulkan persoalan di daerah, seperti yang pernah dilakukan oleh mantan bupati sebelumnya, yang ingin memindahkan ibu kota maybrat ke distrik ayamaru, saat itu sempat membuat perdebatan panjang yang tentu mengganggu roda pemerintahan.
Tak hanya itu, Yosep juga menyinggung penempatan jabatan yang saat ini diberikan oleh Bupati Maybrat. Kata Yosep dalam memberikan jabatan kepada seseorang harus memenuhi kriteria tertentu, baik pada kriteria kepangkatan, golongan maupun kriteria lainnya.
“Keseimbangan itu yang paling utama dijaga, sebenarnya mau melantik orang menduduki jabatan itu sudah ada kriterianya, seperti spek kepangkatannya, pim dua sudah ada atau belum dan lainnya, kita harus menjaga seperti itu, karena seleksi sebagai alat supaya jangan membuat keputusan yang ‘oleng’. Orang di Maybrat itukan panas-panas namun tetap berdamai,” pungnyakasnya.
Usia 17 Tahun, Maybrat Perlu Benahi Diri
Memasuki usia ke 17 tahun Kabupaten Maybrat, Yosep Bles juga meminta kepada Bupati Karel Murafer untuk selalu membenahi diri, seperti tata ruang wilayah, pendidikan maupun kesehatan di Kabupaten Maybrat. Sejak berdirinya kabupaten maybrat tidak memiliki tata ruang pembangunan yang baik.
“Lokasi pembangunan pasar saja sudah jauh dari perumahan, lokasi rumah sakit sudah wilayah pemerintahan, jadi tata ruang diperhatikan,” ujar Yosep.
Ia juga terkejut mendengar data Badan Pusat Statistik yang merilis bahwa di Kabupaten Maybrat terdapat kemiskinan ekstrim. “Saya juga tidak tau sebenarnya dari data apa, tetapi harus kerjasama dengan statistic. Ini juga perlu menjadi perhatian supaya bupati perlu membedah persoalan yang dialami,” ujarnya.
Mengenai pendidikan, kata Yosep perlu adanya pemberantasan buta aksara, sehingga kepala daerah harus tetap focus pada hal tersebut, bukan lagi pada pekerjaan fisik, pembangunan sekolah. Ia bahkan menawarkan konsep pendidikan berpola asrama untuk maybrat.
@sorongraya.co #papuabaratdaya #kotasorongpapuabarat #sorong #kotasorong #maybrat ♬ suara asli – sorongraya.co
Menyangkut kesehatan, Yosep menilai perlu adanya penempatan dokter ahli di Maybrat, sehingga dalam proses pengobatan masyarakat Maybrat tidak perlu berobat di kabupaten lain.
“Kami melihat bahwa banyak orang maybrat juga yang berobat di kabupaten tetangga, itu tidak bisa ditolak dan mereka tetap berobat di kabupaten lain, karena cukup memadai. Saya bukan membanggakan tetapi memang itu kondisi riil,” pungkasnya sembanri menyebutkan pemerintah harus membenahi diri sehingga persoalan tersebut dapat diatasi dengan baik.














