ILUSTRASI
Metro

Grup ANJ Siaga Cegah Kebakaran Hutan Dan Lahan

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, sorongraya.co – Antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), PT Permata Putera Mandiri (PPM), PT Putera Manunggal Perkasa (PMP) dan PT ANJ Agri Papua (ANJAP), tiga unit usaha dari PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) yang beroperasi di Kabupaten Sorong Selatan, menyiagakan Regu Tanggap Darurat (RTD).

Regional Security Manager ANJ, Firdaus Alfredy Bertram mengatakan, unit sawit PPM dan PMP memiliki tim RTD yang memiliki Sertifikasi Damkar yang mampu mencegah dan menangani kebakaran lahan dalam skala terbatas.  Mereka juga dibantu oleh tim pendukung yaitu, karyawan dari berbagai divisi yang telah dilatih mengenai penanganan kebakaran di luar atau di dalam kebun.

“Tim RTD kami telah memperoleh pelatihan dan bersertifikat khusus dari Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan dan Basarnas. Penugasan mereka mengacu kepada struktur tanggap darurat kami,” kata Firdaus di Sorong belum lama ini.

Selain patroli rutin selama 24 jam, tim RTD juga melatih karyawan tentang penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan melakukan sosialisasi rutin kepada masyarakat desa di sekitar kebun tentang bahaya karhutla. Menurutnya, karyawan juga diajarkan termasuk cara penanganan pemadaman dengan peralatan seadanya maupun secara manual. Selain itu, perusahaan juga memiliki sarana dan prasarana menangani karhutla, termasuk pompa air dan kelengkapannya, sarana transportasi, menara pantau, dan embung sebagai sumber air.

“Ketiga unit usaha ini juga mengoperasikan drone untuk mendeteksi potensi titik panas dan titik api di dalam dan diluar area perkebunan serta helikopter yang dilengkapi dengan tangki air (Bambi Bucket) berkapasitas 1.000 liter. Disamping itu, tim gabungan dari masing-masing unit usaha juga telah melakukan sosialisasi tentang pencegahan, bahaya serta dampak karhutla kepada masyarakat desa di sekitar operasi perusahaan,”ujarnya.

Senada disampaikan Regional Head ANJAP, Christianus S.A. mengatakan, banyak warga desa yang antusias bertanya tentang dampak kebakaran. “Untuk itu, tim kami juga akan bekerja di akhir minggu ini mengunjungi kampung Isogo untuk sosialisasi pencegahan dan penanganan karhutla,”kata Christianus.

Sementara itu, disampaikan Kepala Hubungan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan ANJ di wilayah Timur, Gritje Fonataba, komunikasi antara semua pemangku kepentingan di musim kemarau yang panjang ini harus terjalin dengan baik sebagai langkah antisipatif mencegah karhutla.

“Koordinasi ditingkatkan jika terpantau potensi kebakaran, baik di lahan masyarakat di sekitar kebun maupun di area perkebunan,”terang Gritje.

Gritje menambahkan, jika pihaknya akan berkoordinasi dan berbagi informasi dengan instansi pemerintah daerah jika hasil pencitraan satelit perusahaan mendeteksi adanya hotspot atau titik api, baik di luar maupun di dalam area konsesi PMP, PPM dan ANJAP.

“Kita harus lebih waspada, baik karyawan kami maupun masyarakat akan selalu kami ingatkan untuk lebih berhati-hati, misalnya dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan ketika berada di kebun atau di hutan,”tandas Gritje. [dwi]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.