Ekonomi & BisnisMetroTanah Papua

Dari Kota hingga Pelosok, Yakonias Kendi Dorong Percepatan Pemerataan Program MBG Bagi Anak Papua

×

Dari Kota hingga Pelosok, Yakonias Kendi Dorong Percepatan Pemerataan Program MBG Bagi Anak Papua

Sebarkan artikel ini

SORONG, sorongraya.co – Kepala Suku Yapen Barat Utara Wilayah Papua Barat Daya, Yakonias Kendi, mengajak masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tanah Papua, sembari mendorong peningkatan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaannya.

Menurut Yakonias, program MBG memiliki tujuan penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, khususnya para pelajar. Karena itu, pelaksanaan program tersebut di Papua Barat Daya perlu terus diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan aman oleh masyarakat.

Polling Tokoh Papua Barat Daya

Siapakah Tokoh Papua Barat Daya Yang Paling Disukai?

Ia menilai adanya kejadian keracunan yang dikaitkan dengan pelaksanaan MBG harus ditangani secara serius dan dijadikan bahan evaluasi untuk memperkuat standar keamanan pangan, kebersihan, pengolahan, penyimpanan hingga proses distribusi makanan.

“Kalau dalam pelaksanaannya ditemukan kekurangan atau terjadi kejadian yang tidak kita harapkan, tentu harus diperiksa dan dievaluasi secara menyeluruh. Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas. Evaluasi itu penting agar ke depan pelaksanaan MBG semakin baik, aman dan manfaatnya tetap dirasakan masyarakat,” ujar Yakonias.

Yakonias mengatakan evaluasi terhadap suatu kejadian tidak seharusnya menghentikan upaya memperluas pelayanan pemenuhan gizi kepada masyarakat. Menurutnya, perbaikan sistem dan peningkatan pengawasan perlu berjalan beriringan dengan perluasan jangkauan program.

Selain penguatan pengawasan, Yakonias juga mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk meningkatkan persebaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Papua Barat Daya.

Menurutnya, karakteristik geografis Papua Barat Daya menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penempatan SPPG. Persebaran unit pelayanan yang lebih merata dinilai diperlukan agar distribusi makanan dapat menjangkau sekolah dan masyarakat di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

“SPPG perlu terus ditambah dan disebarkan secara proporsional. Jangan hanya terpusat di wilayah tertentu. Kita berharap anak-anak yang berada jauh dari pusat kota juga memperoleh pelayanan dan manfaat yang sama,” katanya.

Yakonias turut mengajak masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda serta orang tua untuk ikut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG di lingkungan masing-masing.

Apabila ditemukan persoalan terkait kualitas maupun keamanan makanan, masyarakat diminta segera menyampaikannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti.

Ia berharap koordinasi antara pemerintah, pengelola SPPG, sekolah, tenaga kesehatan dan masyarakat terus diperkuat sehingga standar keamanan pangan dapat diterapkan secara konsisten.

“Program yang menyentuh langsung anak-anak harus kita kawal bersama. Yang masih kurang kita evaluasi dan perbaiki, sementara manfaat yang baik harus terus ditingkatkan agar semakin banyak anak Papua yang mendapatkan makanan bergizi, aman dan layak,” pungkas Yakonias.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.