Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Ir, Petrus Kasihiw.MT saat membuka Diklat Prajabatan Bidan PTT, dan Diploma 1 STAN (Foto: Istimewa)
Metro

Bupati Kasihiw: ASN Harus Integritas Netral Bebas Politik Dan KKN

Bagikan ini:
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares


BINTUNI, sorongraya.co – Bupati Teluk Bintuni, Ir, Petrus Kasihiw.MT menghimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkupnya agar bersikap integritas, profesional, netral, bebas dari intervensi politik serta hindari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Hal itu disampaikannya saat membuka Diklat Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Teluk Bintuni dengan formasi diantaranya, Bidan berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT), dan Diploma 1 dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).


Dalam sambutannya Bupati mengatakan, penyelenggaraan diklat prajabatan adalah momentum tersendiri bagi CPNS, agar kelak dapat mengemban dan menyelenggarakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik dan optimal. ASN harus mampu menyelenggarakan pelayanan publik yang baik bagi masyarakat, mampu menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar (UUD) 1945.

Bupati saat menyematkan tanda peserta diklat kepada CPNS (Foto: Istimewa)

Selain itu, penyelenggaraan diklat prajabatan ini pada dasarnya ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap mendukung dalam pelaksanaan tugas secara profesional yang dilandasi oleh nilai nilai kepribadian, etika dan perilaku yang baik. Dapat menghasilkan kader bangsa yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan sikap dan semangat pengabdian dalam rangka pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini tentunya dapat diwujudkan apabila terdapat kesamaan visi dan misi serta dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas mengemban amanah rakyat demi terwujudnya suatu masyarakat yang madani.

“Pengetahuan, keahlian, keterampilan, sikap perilaku serta motivasi diri pada akhirnya akan membentuk nilai nilai moral. Apabila aspek aspek ini dilandasi oleh niat tidak baik, maka dapat dipastikan bahwa, moralitas aparatur akan semakin terpuruk , namun apabila niat kita tulus berorientasi maka nilai kemanfaatannya bagi masyarakat banyak,” ujarnya. Bintuni, 5/11/18.

Diharapkan melalui pelatihan prajabatan ini akan terbentuk niat sebagai komitmen pribadi masing masing yang dilandasi oleh spiritual quotient, sehingga melekat pada hati nurani yang paling dalam dan menjadi nilai nilai mendasar dari keyakinan yang diyakini sebagai pandangan hidup yang akan membentuk perilaku (Attitude) dan karakter.

Bupati foto bersama dengan peserta Diklat (Foto: Istimewa)

Bupati menghimbau kepada seluruh peserta diklat prajabatan agar bisa lebih termotivasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta dapat menyelesaikan persoalan persoalan kesehatan, baik itu di lingkungan keluarga maupun di masyarakat.

“Kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab pemerintah termasuk pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni agar tetap tetap berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat Bintuni yang sehat,” tuturnya.

Bupati menambahkan, nantinya setelah diangkat menjadi PNS, saya berpesan agar melaksanakan tugas dengan baik. Dedikasikan ilmu yang dimiliki untuk melayani kesehatan masyarakat sehingga tersinkron dengan salah satu visi kabupaten Teluk Bintuni yakni, terwujudnya Bintuni sehat.

“Kepada tim pembina agar selalu menjaga mental, fisik dan disiplin, saya minta untuk bertindak tegas dan bijaksana terhadap seluruh peserta tanpa pilih kasih, sebab peranan saudara merupakan andil yang cukup berarti dalam membentuk mental mereka. Setelah ini kembalilah melaksanakan tugas sesuai bidang masing masing,” kata dia

“Saya juga berpesan kepada para widyaswara dan fasilitator untuk berlaku objektif dalam membina dan membimbing seluruh peserta, sebab ditangan saudaralah sebagai kompetensi mereka akan terbentuk. Kepada seluruh panitia penyelenggara saya minta memberikan pelayanan yang sebaik baiknya kepada peserta, maupun kepada tim pengajar dan pembina mental,” tandasnya. [dwi]


Source: (Humas & Protokoler)


Bagikan ini:
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.