BeritaLifestyleMetroTanah Papua

Jambore Pemuda Adat Domberay, Warisan Yang Perlu Dilindungi

×

Jambore Pemuda Adat Domberay, Warisan Yang Perlu Dilindungi

Sebarkan artikel ini

SORONG, sorongraya.co – Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Bina Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, menyelenggarakan Apresiasi Budaya Domberay sebagai puncak kegiatan Jambore Pemuda Adat Domberay, Selasa, 11 Agustus 2026, di Gedung Drs. Ec. Lambert Jitmau, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan bagi pemuda adat, masyarakat adat, pelaku budaya, pemerintah, dan masyarakat untuk merayakan kekayaan budaya Domberay, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya leluhur.

Jambore Pemuda Adat Domberay berlangsung pada 5–11 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya mengembangkan wilayah adat menjadi ruang interaksi pemajuan kebudayaan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat adat dan generasi muda diberikan ruang untuk berinteraksi, mengekspresikan kebudayaan, serta membangun gagasan bersama bagi keberlanjutan kebudayaan di wilayah Domberay.

Apresiasi Budaya Domberay menghadirkan beragam kegiatan yang mempertemukan ekspresi budaya dengan ruang dialog dan partisipasi masyarakat.

Rangkaian kegiatan meliputi pameran budaya, booth activity, workshop, movie screening visualisasi ekspresi budaya Domberay, hingga parade kebudayaan. Berbagai kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal, mengapresiasi, dan merayakan keberagaman ekspresi budaya masyarakat adat Domberay.

Salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan Aspirasi Pemuda Adat Domberay untuk pemajuan kebudayaan Papua Barat Daya kepada Kementerian Kebudayaan dan pemerintah daerah.

Penyerahan aspirasi tersebut menjadi bentuk partisipasi pemuda adat dalam menyampaikan gagasan dan harapan terkait pemajuan kebudayaan di wilayahnya, sekaligus memperkuat posisi generasi muda sebagai bagian dari proses pemajuan kebudayaan.

Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat pembahasan mengenai keberlanjutan pelindungan budaya masyarakat adat melalui talkshow bertajuk “Pelindungan Budaya Masyarakat Adat secara Berkelanjutan.”

Forum tersebut menghadirkan unsur pemerintah, masyarakat adat, dan pemuda adat untuk membahas pentingnya pelindungan kebudayaan yang melibatkan masyarakat sebagai pemilik sekaligus pelaku kebudayaan.

Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, H. Giring Ganesha Djumaryo, S.I.Kom., turut hadir dalam puncak kegiatan tersebut. Kehadiran Wakil Menteri Kebudayaan menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap penguatan ruang interaksi kebudayaan yang melibatkan masyarakat adat dan generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Kebudayaan mengajak masyarakat Papua Barat Daya untuk hadir dan memberikan apresiasi kepada para pelaku budaya serta mendukung kreativitas pemuda adat.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan untuk merayakan kekayaan budaya masyarakat adat Domberay sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya leluhur.

Budaya juga dipandang sebagai kekuatan yang menyatukan, menginspirasi, dan menjadi fondasi bagi masa depan Indonesia.

Apresiasi terhadap kebudayaan Domberay kemudian diwujudkan melalui berbagai pertunjukan dan ekspresi budaya, mulai dari fashion show budaya, penghargaan visualisasi ekspresi budaya Domberay, musik etnik, sastra puisi, hingga pertunjukan teater Opera Anana Papua.

Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan Domberay Awards Night sebagai bentuk penghargaan bagi para pelaku pelestarian warisan adat Domberay.

Melalui Jambore Pemuda Adat Domberay, Kementerian Kebudayaan terus mendorong hadirnya ruang yang memungkinkan masyarakat adat dan generasi muda menjadi bagian aktif dalam pemajuan kebudayaan.

Kebudayaan tidak hanya dipahami sebagai warisan yang perlu dilindungi, tetapi juga sebagai pengetahuan, ekspresi, identitas, dan sumber kreativitas yang terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Apresiasi Budaya Domberay diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan kebudayaan masyarakat adat Domberay, sekaligus mendorong tumbuhnya generasi muda yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab untuk menjaga serta mengembangkan warisan budaya leluhur sebagai bagian dari kekayaan kebudayaan Indonesia.(***)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.