Metro Tanah Papua

Satgas Saber Pungli Sasar Kepala Sekolah di Kota Sorong

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Sabee Pungli) menyasar pada kepala sekolah yang ada di Kota Sorong dalam hal memasuki pendaftaran peserta didik tahun ajaran 2023-2024.

Hal ini berdasarkan pertimbangan Pasal 8 Ayat (2) Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar yang menkelaskan bahwa dalam melaksanakan pemberantasan pungutan liar, Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah membentuk unit pemberantasan pungutan liar (pungli).

Berdasarkan pertimbangan dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Keputusan Wali Kota tentang Pembentukan Satgas Saber Pungli Kota Sorong Tahun 2023.

Praktik pungutan liar telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga perlu upaya pemberantasan secara tegas, terpadu, efektif, efisien dan mampu menimbulkan efek jera, maka perlu membentuk Satgas Saber Pungli,” ungkap Ketua Satgas Saber Pungli Kota Sorong yang juga Wakapolresta Sorong Kota AKBP Mathias Krey, Selasa, 13 Juni 2023.

Lebih lanjut dikatakna AKBP Mathias Krey, sebagai Ketua Satgas Saber Pungli pihaknya akan mensosialisaikan hal pungli ini kepada kepala-kepala sekolah sehingga tak ada lagi kenaikan biaya sekolah.

” Lebih ditekankan ke kepala sekolah karena karena sebentar lagi tahun pelajaran baru. Tidak hanya sekolah, juga kesehatan dan juga lainnya,” ujar AKBP Mathias Krey

Sementara, Paksana tugas Sekda Kota Sorong, Ruddy Laku dalam sambutannya menyebut, atas permintaan Wali Kota Sorong satgas saber pungli diminta mengawasi penerimaan siswa baru dengan cara sosialisasi kepada seluruh kepala sekolah yang di kota Sorong memgenai biaya pendidikan.

” Sosialisasi tidk hanya kepada pendidikan khususnya kepala sekolah namun juga kepada pimpinan OPD dan bendahara. Walaupun sering disosialisasikan namun harua terus diingatkan,” tambahnya.

Rusy mengaku pihaknya menggelontoekan anggaran sebesar 547 juta untuk pelaksanaan sosialisasikan pungli di tahun 2023. Namun, pembiayaannya dikeluarkan dulu 275 juta rupiah secara bertahap.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.