Panitia Kongres Gereja Baptis Anugerah Indonesia (GBAI) mengadakan rapat terbatas bahas sejumlah kesiapan.
Tanah Papua

Rapat Terbatas Dilakukan Guna Membahas Sejumlah Kesiapan Menjelang Kongres GBAI

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Sekretaris Kongres Gereja Baptis Anugerah Indonesia (GBAI) Yonas Howay mengatakan, kongres lima tahunan GBAI berkepentingan untuk mengamendemen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) gereja dan mengevaluasi program dan kebijakan lima tahun sebelumnya, 2018-2023 serta merumuskan dan membahas kebijakan organisasi periode 2023-2028, termasuk Rancangan Anggaran Pendapatan Gereja.

” Makanya, hari ini kami mengadakan rapat terbatas membahas persiapan. Dalam rapat ini juga kmai ingin mendengar berbagaj masukan, usul dan saran untuk mengamendemen AD/ART sekaligus memperkaya materi kebijakan GBAI,” kata Yonas Howay semalam.

Yonas mengaku, kongres GBAI yang akan digelar pada 15-20 Juli 2023 mendatang akan berlangsung di Kota Sorong. Hal. Ini sesuai dengan keputusan kongres Bali tahun 2018 silam.

” Di kongres Bali tersebut telah diputuskan bahwa ketua panitia kongres GBAI berikutnya di Kota Sorong adalah bapak Elisa Kambu, yang tak lain Bupati Asmat,” ujar Yonas.

Yonas memperkirakan sekitar 1.575 orang akan hadir pada saat pembukaan kongres GBAI nanti. Sementara pada saat pelaksanaan rapat maupun sidang diikuti 535 orang.

” Jadi, itu agenda yang dibahas pada pertemuan tadi. Kami juga telah membentuk panitia yang membahas AD/ART, penyampaian laporan kegiatan, yang kemudian diikuti pra kongres menjelang akhir April 2023,” ujarnya.

Yonas menegaskan bahwa 59 jemaat yang berasal dari, Batam, Bali, Papua dan Papua Barat memutuskan tempat penyelenggaraan kongres tahun 2023 di kota Sorong.

Nah, biasanya di akhir kongres memilik ketua dan sekretaris, lalu ketua yayasan, mengamendemen AD/ART dan menunjuk ketua panitia serta tempat pelaksanaan kongres berikutnya,” kata Yonas.

Sebelumnya ketua panitia kongres yang juga Bupati Asmat, Provinsi Papua Elisa Kambu mengatakan, kongres ini merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan dari semua jemaat.

” Kita berharap partisipasi dari seluruh jemaat yang ada di seluruh Indonesia, khususnya kota dan kabupaten Sorong guna menyukseskan kongres GBAI ini,” kata Elisa Kambu.

” Kita juga patut mengucap syukur karena berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyukseskan kongres,” tambahnya.

Panitia berharap, kongres berjalan sukses, aman, lancar dan tertib. ” Sukses kongres, sukses program dan sukses pelayanan,” kata Elisa.

Lebih lanjut Elisa mengatakan, soal tempat pelaksanaan kongres berikutnya tergantung keputusan peserta. Jadi, tidak dilatarbelakangi oleh apapun.

” Hanya saja kongres yang berlangsung di kota Sorong ini bertepatan dengan hadirnya provinsi PBD yang beribukota di kota Sorong,” tuturnya.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.