Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Barat, menggelar penyusunan rencana operasional dengan lintas sektor gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) di Aula Bappeda, Perkantoran Pemerintahan Raja Ampat, Kamis (3/10).
Tanah Papua

Dinkes PB Gelar Penyusunan Rencana Operasional Germas di Raja Ampat

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI,sorongraya.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Barat, menggelar penyusunan rencana operasional dengan lintas sektor terkait dukungan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan forum koordinasi lintas sektor terkait pelaksanaan Germas Kabupaten Raja Ampat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bappeda, kompleks Perkantoran Pemerintahan Raja Ampat, Kamis (3/10/2019), dihadiri oleh Asisten III Setda Raja Ampat, Yulianus Mambraku.

Asisten III Setda Raja Ampat, Yulianus Mambraku yang membacakan sambutan Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, SE, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Dimana menjadikan masyarakat Raja Ampat sehat dan kuat dengan menerapkan pola hidup sehat atau yang secara lengkap dapat diartikan sebagai Germas.

Yakni dalam mencapai Germas memiliki 5 fokus yaitu, melakukan aktivitas fisik, mengkonsumsi sayur dan buah, memeriksa kesehatan secara berkala, memberikan asi ekslusif kepada bayi dan tidak merokok.

Dari kelima fokus Germas dapat dilihat bahwa poin pertama sampai poin ketiga dapat dilaksanakan saat ini juga dengan memulai dari diri sendiri serta tidak mengeluarkan biaya yang besar.

“Germas yang saat ini telah dilaksanakan diseluruh Indonesia merupakan gerakan nasional yang diprakarsai Presiden Republik Indonesia RI yang upaya promotif dan preventif tanpa mengedepankan mengesampingkan upaya kreatif dan rehabilitatif dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat Raja Ampat dengan memasyarakatkan paradigma sehat untuk menyukseskan germas tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan saja,” terang Yulianus.

Lanjut dia, peran organisasi perangkat daerah (OPD) dan organisasi lainnya di kabupaten Raja Ampat, turut menentukan dan tidak kalah pentingnya ditunjang dukungan masyarakat. Dan komitmen Germas bukan hanya dokumentasi yang ditanda tangani, tetapi komitmen regulasi, dan dukungan anggaran untuk keberhasilan ini menjadi penting.

“Akhirnya kami mengajak kita semua yaitu dinas dan stakeholder tertati agar berperilaku germas dengan memulai pada diri sendiri dan disampaikan kepada keluarga serta masyarakat luas bagaimana berperilaku Germas yang baik. Jadikan suri tauladan terbaik bagi keluarga dan orang lain serta diri sendiri, sehingga tercapai target kita yaitu masyarakat Raja Ampat yang sehat,” pungkasnya.

Turut hadir Dr. Feny Mayana Paesey, M.Si, Dandim 1805/Raja Ampat Letkol Inf Josep Paulus Kaiba, S.Th, Sekretaris Dinkes Raja Ampat Petrus Meokbun, SKM. MM, Kadis Disperindag, H Djalali dan Kadis Capil Abubakar Alhamid. [dav/krs]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.