Stake Holder Meeting yang dilaksanakan oleh PT ANJ Tbk di Kota Sorong
Tanah Papua

DAP Dukung Keberadaan PT ANJ Tbk di Sorsel dan Maybrat

Bagikan ini:
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

SORONG, sorongraya.co – Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Kota Sorong, Apolos Sewa mengaku sangat mendukung keberadaan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) di Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Maybrat

Pernyataan itu disampaikannya dalam forum stakeholde meeting yang digelar di ruang pertemuan The Belagri Hotel, Kota Sorong pada Selasa 22 Mei 2018.

Menurutnya, terjadinya sedikit hambatan dan kendala di daerah operasi ANJ di Maybrat dan Sorong Selatan karena kurangnya kerja sama dan masih ada kendala dalam penyelesaian masalah.

“Saya meyakini kita semua yang hadir disini berniat baik untuk mendukung perusahaan. Perusahaan ini sudah baik sejak awal,”  tutur Apolos dalam press realase yang diterima sorongraya.co. Selasa 22 Mei 2018.

PT ANJ adalah perusahaan yang kegiatan usahanya difokuskan pada bidang perkebunan dan produk pangan. Usaha kelompok perusahaan ANJ membentang dari Sumatra hingga Papua.

ANJ telah melakukan penambahan area tanam seluas 1.350 hektar, atau total keseluruhan area tertanam di perkebunan PT Putra Manunggal Perkasa (PMP) dan PT Permata Putra Mandiri (PPM) seluas 6.511 hektar pada akhir tahun 2017.

CEO Palm Oil ANJ, Geetha Govindan mengatakan dalam menjalankan bisnis, PT ANJ Tbk menganut nilai-nilai integritas, menghargai sesama manusia dan lingkungan dan Peningkatan Kemampuan Berkesinambungan.

“Kami percaya bahwa bisnis harus meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan alam. Perkebunan kelapa sawit sendiri adalah investasi yang memerlukan waktu panjang sebelum memberikan hasil.  Paling sedikit dibutuhkan waktu 10-15 tahun sejak pembukaan lahan, sebelum bisa menikmati panen,” ujar Getha pada acara pembukaan stakeholde meeting.

Meski demikian Getha menambahkan perkembangan perkebunan ANJ di Papua Barat berjalan lebih lambat dari rencana. “Kami berharap diskusi hari ini berjalan positif dan saling menghormati agar tercapai kesepahaman untuk kemajuan bersama di Sorong Selatan dan Maybrat khususnya, serta Papua Barat umumnya,” tutur Getha.

Sementara, Pemerintah Propinsi Papua Barat yang diwakili Staf Ahli, Otto Ihalauw, menyambut baik diadakannya pertemuan pemangku kepentingan. Otto mengharapkan kerjasama yang konstruktif dan damai karena investasi serta keberadaan ANJ telah berdampak positif kepada masyarakat dan juga pemerintah daerah.

Pemerintah sangat membutuhkan kehadiran dan eksistensi perusahaan. “Seluruh pemangku kepentingan diminta oleh Bapak Gubernur untuk terlibat dan menciptakan suasana aman dan memberikan kemudahan regulasi Berikan kemudahan tapi juga ciptakan rasa aman. Perusahaan bisa berjalan kalau situasi di daerah aman,” tutur Otto Ihalauw. [tri]


Bagikan ini:
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.