Upacara pembukaan latihan pembinaan fisik, mental dan disiplin kepada rutusan honorer gelombang ke - 2, di pantai Waisai Torang Cinta WTC, Distrik Waisai Kota, Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Senin (7/10) pagi. (Foto-SR)
Tanah Papua

Bupati Raja Ampat Ingatkan Honorer K2 Utamakan Loyalitas Kinerja dan Disiplin

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI,sorongraya.co – Bupati Kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, kembali mengingatkan honorer di lingkupnya untuk mengutamakan loyalitas, kinerja dan kedisiplinan.

Hal ini dinyatakan Bupati AFU, sapaan akrabnya, pada sambutan yang dibacakan Asisten I Muhiddin Umalelen dalam upacara pembukaan latihan pembinaan fisik, mental dan disiplin kepada rutusan honorer gelombang ke – 2.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kesbang Pol Kabupaten Raja Ampat dengan menggandeng Kodim 1805, tersebut, digelar di pantai Waisai Torang Cinta WTC, Distrik Waisai Kota, Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Senin (7/10) pagi.

Bupati Raja Ampat, AFU dalam sambutanya mengatakan, bahwa saat ini, ada tiga indikator atau persyaratan yang melekat dalam diri aparatur baik itu ASN maupun honorer.

Ketiga indikator tersebut, yakni loyalitas, kinerja dan disiplin. Sebagai aparatur dituntut memiliki tiga nilai tersebut dalam rangka mendorong penyelenggaraan roda organisasi pemerintahan yang baik.

Karenanya, pemerintah butuh aparatur yang loyal, disiplin, siap dan sigap dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Disisi lain, saat ini di lingkungan Pemda Raja Ampat telah diterapkan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) dan syarat dalam TTP tersebut adalah tiga indikator di atas (Loyalitas, Kinerja dan disiplin).

“Aparatur yang dsiplin, loyal dan punya kinerja bagus, tentunya juga akan menerima TPP secara penuh,” terangnya.

Ia berharap, peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara serius dan mematuhi instruksi dan arahan para pelatih. Karena apa yang dibuat hari ini tentunya akan bermakna dan memiliki manfaat yang besar bagi perkembangan kepribadian dan karakter kedepannya sebagai aparatur Pemda Raja Ampat yang siap bekerja dan melayani masyarkat.

“Saya berpesan agar para peserta dapat menjaga kesehatan, kondisi fisik, segera berkoordinasi atau lapor ke panitia atau pelatih jika ada gangguan kesehatan,” ujar Bupati, AFU dalam amanatnya tersebut.

AFU, juga mengapresiasi kepada Dandim 1805 yang bersedia diajak kerja sama dengan Pemda dalam melatih dan membina mental para pegawai tersebut.

Sekedar diketahui kegiatan tersebut dimulai, Senin 7 (Hari ini, red) hingga 11 Oktober 2019. [dav/krs]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.