Bendera Partai Demokrat (Ilustrasi)
Metro Politik

Abd Wahab Warwey: Demokrat R4 Hanya Mengusung Kader Partainya Sendiri

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI, sorongraya.co – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat hingga kini belum membuka pendaftaran penjaringan bakal calon (Balon) Bupati dan calon Wakil Bupati Raja Ampat, untuk mengikuti Pilkada serentak pada September mendatang.

Ketua DPC Partai Demokrat Raja Ampat Abdul Wahab Warwey mengaku jika partai yang dipimpinnya itu belum membuka Pendaftaran Bakal Calon Bupati Dan Wakil Bupati Raja Ampat.  Bahkan dirinya pun sudah menyampaikan hal tersebut ke sejumlah media di Waisai.

Hal ini disebabkan karena partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini lebih memprioritaskan kader partainya sendiri dibanding pendaftar lainnya. Artinya jika Demokrat Raja Ampat membuka peluang pendaftaran maka pihaknya hanya akan mengusung Abdul Faris Umlati sebagai peserta pilkada di raja ampat.

“Inikan berarti menutup ruang itu kembali, kalau kita mau membuka pendaftaran itukan bisa saja, tapi kasihan untuk saudara-saudara kita yang punya niat membangun Raja Ampat namun pendaftaran hanya sebagai formalitas,” kata Abdul Wahab Warwey kepada sorongraya.co melalui sambungan telepon. Rabu 18 Maret 2020.

Terkait surat petunjuk pelaksanaan DPP Partai Demokrat Nomor: 02/JUKLAK/DPP.PD/I/2020, tentang persyaratan dan mekanisme pengajuan serta penetapan calon Kepala Daerah dan calon Wakil Kepala Daerah yang sudah diedarkan tersebut, kata Wahab Warey bahwa benar ada surat itu, akan tetapi sesuai arahan dari SBY bahwa partai Demokrat lebih memprioritaskan kader partai.

Sebelumnya Bakal Calon Bupati Raja Ampat, Artemas Mamrisau bersama bakal calon wakil bupati, Kabori Mayalibit mendatangi Sekretariat DPC Partai Demokrat Raja Ampat dengan tujuan menanyakan kapan DPC Demokrat melakukan penjaringan Balon Bupati dan calon Wakil Bupati.

Bakal Calon Bupati Raja Ampat, Artemas Mamrisau bersama Bakal calon Wakil Bupati Raja Ampat, Kabori Mayalibit saat mengunjungi Sekretariat Partai Demokrat Raja Ampat namun tertutup. [foto: david-sr]
Bakal Calon Bupati Raja Ampat, Artemas Mamrisau bersama Bakal calon Wakil Bupati Raja Ampat, Kabori Mayalibit saat mengunjungi Sekretariat Partai Demokrat Raja Ampat namun tertutup. [foto: david-sr]
Kedatangan mereka menyusul surat petunjuk DPP Demokrat terkait pendaftaran di setiap daerah, baik itu tingkat Provinsi maupun Kabupaten/kota. “Dengan dasar itu kami mendatangi sekretariat Demokrat untuk mempertanyakan kapan waktu pembukaan penjaringan bakal calon,” ucap Artemas kepada sejumlah wartawan di depan sekretariat Demokrat, Waisai, Rabu 18 Maret 2020.

Artemas mengaku tetap menunggu pembukaan penjaringan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati raja ampat. “Waktu yang diberikan sesuai dengan petunjuk nasional itukan dari bulan Desember 2019 sampai Maret 2020, tapi pengurus di Raja Ampat sampai hari ini belum menerima penjaringan bakal calon,” ujarnya.

Jika hal ini tak dilakukan, Artemas mengancam akan laporkan hal tersebut ke DPP Partai Demokrat. Bagi Dia perekrutan bakal calon merupakan aturan organisasi partai dan sudah ada surat petunjuk dari pengurus pusat. “Dan semua orang berhak mencalonkan diri sebagai bakal calon jika memenuhi syarat,” tegas Artemas.

Senada disampaikan Bakal calon Wakil Bupati Raja Ampat, Kabori Mayalibit yang  mengatakan bahwa partai politik sebagai sarana pendukung bakal calon sehingga siapa saja berhak untuk mendaftar, namun anehnya pengurus partai terkesan menutupi ruang.

“Sekretariat sampai saat ini masih tertutup rapat, karena tujuan kami juga untuk mendaftarkan diri, dan jika belum dibuka kami akan menunggu,” tutup Kabori. [dav]

Editor: Junaedi


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.