Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan menggelar pertemuan dengan Forkopimda Papua Barat di ruang kerjanya, Selasa (3/7/2018)
Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan menggelar pertemuan dengan Forkopimda Papua Barat di ruang kerjanya, Selasa (3/7/2018)
Nasional

Tjahjo Kumolo Dijadwalkan Hadiri Perdamaian Adat Ibukota Maybrat

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI,sorongraya.co– Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo dijadwalkan menghadiri acara perdamaian adat pasca penetapan ibukota Kabupaten Maybrat di Kumurkek beberapa waktu lalu.

Untuk mempersipakan agenda tersebut, Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan menggelar pertemuan dengan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, Kapolda, Brigjen Pol Drs Rudolf Alberth Rodja, Kabinda, Robby Setiawan serta pimpinan MRP Papua Barat di rung kerjanya, Selasa 3 Juli 2018.

Pertemuan  yang dimulai pukul 14.00 WIT disepakati pelaksanaan acara perdamaian adat ibukota Maybrat ini pada hari Sabtu, 21 Juli 2018.

‘’Kita baru selesai rapat dan kita sepakati waktu mempersiapkan agenda perdamaian adat yang akan dihadiri Mendagri. Kita ancang-ancang waktu (acara perdamaian adat) tanggal 21 Juli,’’ ucap Gubernur kepada wartawan usai menggelar pertemuan dengan Forkopimda di ruang kerjanya selasa malam.

Lanjut Dominggus, menuju perdamaian adat nanti, ada beberapa agenda yang akan dilakukan. Pemprov Papua Barat akan berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Maybrat untuk mempersiapkan acara dimaksud.

Dimana acara perdamaian adat yang rencananya digelar di Kumurkek diharapkan dapat berjalan lancar dan aman. Gubernur ingin, setelah perdamaian adat ini tak ada lagi permasalahan soal ibukota Maybrat. Pemerintah dapat melaksanakan pembangunan dan melayani masyarakat.

Namun demikian Gubernur akan membicarakan persiapan acara perdamaian adat  ini dengan bupati, wakil bupati maupun DPRD Maybrat. ‘’Kita akan bicarakan bersama apa yang akan dilakukan pada acara perdamaian adat ini. Saya akan segera panggal bupati untuk bicarakan persiapan. Mudah-mudahan tidak ada perubahan dan tetap dilaksanakan tanggal 21 Juli,’’ tandas Gubernur.

Saat ini sejumlah personel Brimob dan Polres Sorong Selatan masih disiagakan di Maybrat menyusul meningkatnya ancaman kamtibmas.‘’Mengenai situasi kamtibmas itu sudah menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Tadi pertemuan juga dihadiri Pak Pangdam dan Pak Kapolda,’’ tuturnya.

Gubernur menambahkan, Mendagri telah mengeluarkan surat penegasan soal letak ibukota Maybrat berkedududukan di Kumurkek. Surat ini ditembuskan ke sejumlah pihak termasuk gubernur, bupati Maybrat dan lainnya.

‘’Sudah dikeluarkan surat tetapi saya tidak ingat pasti nomor suratnya. Tetapi yang jelas sudah ada surat Mendagri sebagai tindak lanjut pertemuan. Bahkan ibukota Maybrat ada di Kumurkek,’’ jelasnya.(dwi)


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.