Sejumlah wartawan baik cetak elektronik maupun online menggelar aksi demonstrasi di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Papua Barat, pukul 09.30 WIT. Rabu, 30 Januari 2019. /Foto: Kris Tanjung
Nasional

Berkunjung ke Manokwari, Menteri Yasonna Laoly Diburu Wartawan

Bagikan ini:
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

MANOKWARI,sorongraya.co – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Menkumham RI) Yasonna Laoly diburu sejumlah jurnalis saat berkunjung ke Manokwari Papua Barat.

Hal itu terjadi saat sejumlah wartawan baik cetak maupun elektronik dan online menggelar aksi demonstrasi damai menyambut Menteri Yasonna Laoly yang melakukan lawatan dinas di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Papua Barat, sekitar pukul 09.30 WIT. Rabu, 30 Januari 2019

Sejumlah wartawan yang sejak awal berorasi menyampaikan pernyataan penolakan terkait Keputusan Presiden (Keppres) nomor 29 Tahun 2018 tentang, pemberian remisi kepada terpidana seumur hidup, I Nyoman Susrama, otak pembunuhan berencana wartawan Radar Bali, Anak Agung Narendara Prabangsa 2009 silam.

Dalam aksi tersebut, puluhan kuli tinta yang tergabung dalam Solidaritas wartawan Manokwari itu mendesak Presiden RI Joko Widodo agar segera mencabut Keppres Nomor 29 Tahun 2018 tersebut, karena Kepres ini dianggap mengebiri kebebasan Pers yang diakui diundang-undangkan yang tertuang dalam lembaran Negara nomor 40 tahun 1999.

“Presiden RI Joko Widodo harus mencabut Keppres (Nomor 29 Tahun 2018,red) ini. Lahirnya keppres itu sangat melukai hati nurani profesi jurnalis di seluruh pelosok negeri ini. Bahkan sebagai langkah mundur dari kebebasan pers,” cetus Abdul Rasyid Fatahuddin salah satu kontributor Radio Elshinta.

Para awak media saat aksi demonstrasi di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Papua Barat./Foto: Kris Tanjung

Wartawan yang sejak awal menunggu meminta Yasona Laoly untuk menemui sejumlah awak media dengan harapan kecaman dan aspirasi tersebut disampaikan langsung ke Presiden RI Joko Widodo untuk mencabut Keppres Nomor 29 Tahun 2018 tersebut

Setelah menunggu kurang lebih satu jam, Yasonna Laoly yang enggan menemui puluhan wartawan tersebut memilih keluar melalui pintu samping Kanwil Kemenkumham Papua Barat dengan menggunakan Mitsubishi Pajero yang terparkir di samping kantor.

Sedangkan mobil yang sejak awal ditumpanginya dibiarkan terparkir di depan pintu lobi utama Kanwil Kemenkumham Papua Barat.

Wartawan pun menyayangkan hal tersebut karena Yasonna menunjukan sikap yang terkesan tertutup.

“Rekan-rekan sekalian, ternyata Menteri Yasonna Laoly keluar lewat pintu samping. Itu menandakan dia (Yasonna, red) menunjukkan sikap seorang pemimpin,” pungkas Aris Balubun wartawan harian media cetak Papua Barat Pos. [krs]


Bagikan ini:
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.