Plt Karo Pemerintahan Pemprov Papua Barat, DR Hj Baesara Wael
Plt Karo Pemerintahan Pemprov Papua Barat, DR Hj Baesara Wael,S.Sos.,M.H
Nasional

Baesara Wael: DPRD Maybrat Harus Bedakan Pemerintah Daerah dan Pemerintahan Daerah

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, sorongraya.co – Menanggapi pernyataan Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Fernando Salossa tentang Radiogram Gubernur Papua Barat kepada Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Maybrat untuk menghadiri Rakor di Provinsi, dituduh “melecehkan DPRD Kabupaten Maybrat”,

Terkait tuduhan Ketua DPRD Maybrat tersebut kepada Gubernur Papua Barat, Pelaksana Tugas Kepala Biro Pemerintahan Setda Papua Barat angkat bicara.

Dalam keterangan persnya kepada wartawan di Manokwari, Senin 9 Juli 2018 mengatakan, rapat koordinasi yang dilaksanakan ini masih sebatas internal pemerintah daerah.

Mantan Wakil Wali Kota Sorong ini menegaskan bahwa, harus diketahui dalam hirarki pemerintah daerah, dibawa Gubernur ada Bupati, sedangkan DPRD termasuk dalam unsur Pemerintahan Daerah.

Baca juga : Fernando Solossa: Radiogram Gubernur PB Dinilai Lecehkan DPRD Maybrat

Kemudian berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemda, yang dimaksud dengan Pemerintah Daerah adalah Bupati dan jajarannya sedangkan Pemerintahan Daerah adalah PEMDA dan DPRD sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan daerah.

“Dalam radiogram Gubernur Papua Barat ke Bupati Maybrat itu tertulis bahwa unsur pemerintah daerah,karena ketua DPRD Maybrat harus bedakan unsur pemerintah daerah dan pemerintahan daerah, yang kita undang itu unsur pemerintah daerah yaitu Bupati, Wakil Bupati dan Sekda” sebut Baesara.

Lebih lanjut Baesara Wael menjelaskan, dalam pertemuan koordinasi ini masih sebatas Gubernur dengan jajarannya di tingkat Kabupaten Maybrat tanpat legislatif terkait kesiapan kunjungan mendagri.

Rapat koordinasi persiapan kunjungan mendagri ke Kumurkek, Kabupaten Maybrat di ruang kerja Kantor Gubernur, Drs Dominggus Mandacan dihadiri Forkopimda Papua Barat, Wakil Bupati, Drs Paskalis Kocu,M.Si dan Sekda Maybrat, Drs Agustinus Saa serta tim rekonsiliasi penyelesaian ibukota Maybrat.

Sedangkan Bupati Maybrat, Drs Bernard Sagrim,M.M tidak berkenan hadir dalam rapat koordinasi tersebut karena pada waktu yang bersama Dia melantik ratusan pejabat essalon III, IV dan Kepala Sekolah. [ken]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.