Adam Malik, Kepala Bagian UKPBJ Setda Raja Ampat. [foto-SR/David]
Metro

UKPBJ Setda R4 Gelar Pelatihan Aplikasi ‘SIPENYU’

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI, sorongraya.co – Pemerintah Daerah melalui Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Setda Raja Ampat menggelar Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pengadaan Menyeluruh ‘SIPENYU’ bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan, di seluruh Oragnisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Raja Ampat.

Kegiatan itu dibuka oleh Asisten II Bidang Tata Pemerintahan Setda Raja Ampat, Noak Komboy, di Aula Wayag kompleks kantor Bupati, Kelurahan Warmasen, Distrik Waisai Kota, Raja Ampat pada Senin siang 25 November 2019.

Kabag UKPBJ Setda Raja Ampat, Adam Malik usai pimpin pelatihan kepada sejumlah wartawan mengatakan, aplikasi ‘SiPenyu’ ini merupakan aplikasi pendukung SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik) versi 4.3 milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang sementara digunakan diseluruh Indoenesia.

PPK dan Pokja pada OPD Pemkab Raja Ampat saat mengikuti Pelatihan Penggunaan Aplikasi 'SIPENYU' dari UKPBJ Setda Raja Ampat di Aula Wayag, Kantor Bupati Raja Ampat. [foto-SR/David]
PPK dan Pokja pada OPD Pemkab Raja Ampat saat mengikuti Pelatihan Penggunaan Aplikasi ‘SIPENYU’ dari UKPBJ Setda Raja Ampat di Aula Wayag, Kantor Bupati Raja Ampat. [foto-SR/David]
Kebutuhan pendukung proses diharapkan Instansi terkait yg menyembangkan aplikasi sesuai dengan kebutuhan daerah, “Sipenyu” dan Simantaray report adalah milik setiap pemda,  bagi pemda yang berhasil mengembangkan aplikasi sendiri, tentunya menjadi salah satu poin target pencapaian kematangan kelembagaan ULP tersebut.

“Karena pada saat pengajuan belum tentu dokumen yang kita ajukan itu langsung lengkap maka dengan adanya aplikasi Sipenyu ini diharapkan semua histori ataupun proses untuk melengkapi dokumen itu semua tercatat dengan rapi,” jelasnya.

Saat pengajuan paket dari PPK ke Pokja melalui Kepala UKPBJ atau kepala ULP ataupun sudah mulai persiapan paket, namun secara materi dokumen itu masih perlu ada pembahasan atau dikaji ulang.

“Jadi ada dua proses yang di SPSE milik LKPP itu yang belum terlihat historinya yang kami rekam dalam aplikasi Sipenyu,” terangnya.

Keunggulan atau kelebihan dari pada ‘SIPENYU’ ini sebenarnya hanya mendokumentasikan secara elektronik semua proses persiapan, aplikasi tersebut dan juga menjadi back-up dari SPSE itu sendiri.

“Kami melihat di SPSE itu bila mana ada perubahan dokumen atau apapun itu yang tersimpan hanya dokumen terakhir mengakibatkan dokumen awal yang perlu ada perubahan hanya satu dua kali itu tidak tercatat secara elektronik.Sehingga bilamana kedepannya itu dibutuhkan kami agak sulit untuk menyampaikan dokumen tersebut,”bebernya.

Tak hanya itu, lanjut Adam, lewat ‘SIPENYU’ ini semua histori akan tercatat mulai dari proses awal, sehingga blog itu perlu ada perubahan tersimpan dengan rapi dalam sistem elektronik Sipenyu.

“Untuk tahap ini kebetulan di Raja Ampat proses tender dilakukan oleh pokja, selanjutnya pokja mendapat mandat dari kepala UKPBJ untuk memulai proses lelang. Selain itu tambah Malik, bahwa semua proses lelang yang melalui Kepala UKPBJ ke pokja tersebut akan terekam dalam Aplikasi Sipenyu,” ujarnya.

Lanjut, Adam menambahkan, kedepan pejabat pengadaan yang melaksanakan proses pengadaan langsung yang dikenal dengan PL. Kalau bisa sudah melalui proses aplikasi Sipenyu, karena nilai 1 miliar ke bawah itu adalah nilai yang cukup besar maka semua tahapan perlu juga melalui aplikasi tersebut.

“Intinya bahwa semua pelaku pengadaan akan terlihat niat mereka melakukan pengadaan, dari situ akan kelihatan bahwa memang kami ada niat baik untuk melakukan proses pengadaan itu lebih baik. Saya harap dengan niat baik itu kita punya komitmen untuk melakukan proses pengadaan secara akuntabel transparan dan terbuka,”tandasnya. [dav]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.