ucap Kabiddokkes Polda Papua Barat AKBP dr. Sariman (Kanan) didampingi Kepala Rumkit Bhayangkara Manokwari Kompol dr. Eko Yunianto, SpF., M.Kes, dalam sosialisasi peningkatan pelayanan kesehatan Rumkit Bhayangkara di Ruangan Media Center Mapolda setempat, Kamis (8/08).
Metro

Tingkatkan Yankes, Rumkit Bhayangkara Polda Papua Barat Segera Dilengkapi Kamar Bedah

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI,sorongraya.co – Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Manokwari Polda Papua Barat akan segera dilengkapi kamar bedah (OK) atau kamar operasi.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kabiddokkes Polda Papua Barat AKBP dr. Sariman dalam sosialisasi peningkatan pelayanan kesehatan Rumkit Bhayangkara di Ruangan Media Center Mapolda setempat, Kamis (8/08).

Sariman menuturkan, bahwa pembangunan kamar bedah ini, guna meningkatkan pelayanan kesehatah (Yankes) di Rumkit Bhayangkara Manokwari Polda Papua Barat.

“Dalam waktu tidak lama lagi Rumkit Bhayangkara Manokwari Polda Papua Barat bisa melayani kasus-kasus bedah dengan menyediakan kamar bedah atau istilah kedokterannya ruangan OK,” ucap Sariman didampingi Kepala Rumkit Bhayangkara Manokwari Kompol dr. Eko Yunianto, SpF., M.Kes.

Ia juga menyebutkan, peningkatan yankes tersebut, juga sejalan dengan program ‘Promoter’ (Profesional modern dan terpercaya) yang dicetuskan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Disebutkan pula, bahwa pengerjaan kamar bedah Rumkit Bhayangkara Manokwari Polda Papua Barat akan dimulai sekira pekan depan. Dan ditargetkan bisa digunakan awal tahun 2020.

Kabiddokkes Polda Papua Barat AKBP dr. Sariman.

Dengan harapan lanjut Sariman, Rumkit Bhayangkara, juga bisa membantu menampung masyarakat yang dari daerah-daerah lain seperti dari Kabupaten Pegunungan Arfak dan Manokwari Selatan yang memang membutuhkan penanganan bedah.

Sementara itu, Kepala Rumkit Bhayangkara Manokwari Polda Papua Barat, Kompol dr. Eko Yunianto, SpF., M.Kes megatakan, secara SDM Rumkit Bhayangkara dalam tahap memenuhi standar atau berada di tipe D umum dengan 8 dokter umum dan 1 dokter spesialis penyakit dalam.

“Spesialis dasar kita memang dalam tahap melengkapi dan dengan adanya kamar bedah nanti bisa memenuhi standar tersebut,” tambahnya. [krs]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.