Dr. Martinus Mambraku, M. Si dan Alfaris Labagu, SH, M.Si, (TIFA) bersama panitia tim seleksi Partai Golkar dan sejumlah simpatisan, pada saat memgembalikan berkas pendaftaran sebagai bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat, Kamis (07/11) . (Foto-SR/David)
Metro

Tekad Wujudkan Kejayaan Rakyat Raja Ampat, TIFA Siap Bertarung Di Pilkada 2020

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI,sorongraya.co – Dr. Martinus Mambraku, M. Si dan Alfaris Labagu, SH, M.Si, akhirnya mengembalikan berkas pendaftaran sebagai bakal calon bupati dan dan wakil bupati di sekretariat Partai Golongan Karya (Golkar), di Jalan Waisai -Warsambin, Kelurahan Warmasen, Distrik Waisai Kota, Raja Ampat, Kamis (7/11).

Kedatangan pasangan Tinus dan Faris (TIFA) disambut oleh Ketua DPD Partai Golkar bersama badan pengurus dan panitia tim seleksi Cabup dan Cawabup pada Pilkada Raja Ampat periode 2020-2024.

Martinus Mambraku mengatakan, selaku anak negri, merasa terpanggil dan ikut bertanggung jawab demi terwujudnya kejayaan rakyat Kabupaten Raja Ampat.

Menurutnya, harus ada 1 hari lebih baik dari hari yang satu, dengan demikian sebagai pasangan cabub dan cawabub bukan untuk menfitnah, menghina dan mendeskripsikan namun dengan satu tekad untuk mencapai perubahan di Raja Ampat.

“Kami maju dengan visi membangun Raja Ampat dan tidak bermuluk-muluk, kami juga turut empati bersama-sama dengan rakyat, tidak saja duduk di ruangan mewah, tapi sebagai anak negeri harus berjemur matahari, hujan dan badai,” terang Anggota DPRD yang baru dilantik itu kepada sejumlah media.

Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat, Dr Martinus Mambraku, M.Si dan Alfaris Labagu, SH, M.Si (TIFA) saat mengembalikan berkas pendaftaran kepada panitia tim seleksi DPD Partai Golkar Kabupaten Raja Ampat, Kamis (7/11(. (Foto-SR/David)

Dia mengungkapkan, dengan sistim pendekatan tersebut tak ada perasaan emosional yang tersembunyi dari siapapun, entah orang baik, pintar, setengah pintar, ataupun belum pintar itu akan terbuka sehingga kami tahu apa yang menjadi keinginan rakyat.

Kemudian sambung dia, ada 22 poin yang sudah dilengkapi, namun masih ada dua surat yang belum rampung, salah satunya SKCK yang berhubungan dengan pengadilan. Apabila SKCK belum keluar, maka pengadilan juga belum bisa mengeluarkan, sebab surat tersebut harus ditanda tangani oleh Kapolres.

“Partai Golkar adalah Partai massa dan kader, sehingga untuk apa menggantungkan nasib kepada partai lain. Saya sudah buktikan dengan merai satu kursi di DPRD masa pengurus Golkar tak percaya,” cetusnya

Kedua pasangan TIFA siap bertarung pada Pilkada kabupaten Raja Ampat periode 2020-2024 mendatang.

“Sekali layar berkembang pantang mundur ketepi. Ini adalah pandangan kami anak pulau,” tungkasnya.

Senada, Cawabup, Alfaris Labagu mengaku, siap bertarung untuk Pilkada serentak tahun 2020 dengan salah satu visi akan memperbaiki sistim Pemerintahan Raja Ampat.

“Kalau hanya untuk urusan keluarga, biaya hidup keluarga insyallah telah cukup. Tapi saya terpanggil kembali ke Raja Ampat karena keinginan warga yang meminta bantuan sebab anaknya mau sekolah tidak ada biaya,” cetusnya.

Menurut Faris, masih banyak anak-anak Raja Ampat yang kesulitan ketika ingin bersekolah. Hal ini didengarnya dari sejumlah pengakuan warga masyarakat yang didatanginya.

“Saya ini asalnya birokrasi murni, saya bukan politisi dan bukan kontraktor, maka akan berkerja untuk rakyat serta kondisi hari ini harus diubah,” tutup Alfaris. [dav/krs]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.