Yudha Gloria Lalihatu ditemukan tewas gantung diri
Metro

Supir Gudang Beras Ditemukan Tewas Gantung Diri

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG. sorongraya.co – Diduga mengalami stres, seorang supir gudang beras ditemukan tewas gantung diri di kamar kostnya yang beralamat di Jalan Frans Kalasuat Malanu, Kelurahan Malaingkedi, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong pada Kamis, 18 Januari 2018.

Korban yang diketahui bernama Yudha Gloria Lalihatu itu diduga nekat gantung diri lantaran depresi ditinggal mati sang istri sejak enam bulan lalu. Sebelumnya saksi bernama Yandi Wijaya menelpon korban sebanyak 20 kali agar kembali ke gudang beras untuk bekerja.

Karena korban tak mengangkat telepon, Yandi Wijaya yang merupakan pemilik gudang beras itu memerintahkan anak buahya bernama Alfaris Amarmolo dan Jhon Sabandar untuk mengecek korban di rumahnya.

Pada pukul 09.30 WIT, Alfaris Amarmolo dan Jhon Sabandar mendatangi rumah korban, sayangngya rumah korban dalam keadaan terkunci. Karena melihat dua rekannya itu menunggu terlalu lama di depan rumah korban, akhirnya Hermina Sipahelu yang merupakan tetangga korban langsung menghampiri keduanya dan mengatakan bahwa korban sejak pagi belum keluar rumah.

Sekitar pukul 11.30 WIT, Hermina Sipahelu kemudian mengecek jendela rumah korban yang tidak terkunci, kemudian Hermina meminta kedua rekannya untuk mengecek korban dari jendela rumah, saat keduanya masuk ke rumah korban, Alfaris Amarmolo dan Jhon Sabandar mendapati korban dalam keadaan tergantung dengan seutas tali jemuran.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Guna mengetahui penyebab kematian korban, jasad pemuda tanggung ini dibawah ke rumah sakit untuk di lakukan visum.

Dikalangan tetangga korban dikenal sangat periang dan mudah bergaul, namun sejak kematian istrinya enam bulan lalu korban mulai jarang bergaul dengan tetangga dan sangat tertutup. [aw]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.