Metro

Stok Kondom Di Kota Sorong Habis

Bagikan ini:

SORONG, sorongraya.co – Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya (PKDS), Dinas Kesehatan Kota Sorong, Logistik Obat dan Puskesmas baru-baru ini melakukan pertemuan untuk membangun sistem keberlangsungan ketersediaan logistik obat, ARV-TB Coomodity Service Delivery and Distribution Mechanism.

Dari hasil pertemuan tersebut disampaikan bahwa stock kondom di logistik Kota Sorong habis. “Kami dari Dinas Kesehatan Kota Sorong akan menyurati ke Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat menyampaikan hasil rapat yang dilakukan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Kondom ini sangat penting sekali untuk teman-teman dengan kasus ODHA,” ujar Kepala Seksi Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Sorong, Amida Sesa, Selasa, 08 Maret 2022.

Amida menambahkan, sebanyak 4.000 stok kondom harus disediakan selama setahun guna dibagikan secara gratis ke tempat-tempat, seperti lokalisasi, Pekerja Seks Komersial (PSK) dan yang sedang terkena terinfeksi HIV-AIDS atau di sebut Hostpot.

Sementara Apoteker, Ruslan Bella mengatakan, ketersediaan obat Antiretroviran masih aman untuk satu tahun kedepan. Dengan adanya Surat Edaran dari P2P Dinkes Kota Sorong yang baru maka untuk pasien pasien tertentu atau pasien yang baru terkena HIV, diinsteuksikan segera menggunakan obat Tenofovir, Lamivudine, dan Dolutegravir (TLD).

” Penderita tersebut harus rutin meminum obatnya terus menerus seumur hidupnya agar tidak terjadi pembelahan virus. Dengan demikian pasien sehat seperti biasanya maka kepatuhan minum obat sangat disarankan,” kata Ruslan.

Diketahui, pasien yang positif HIV di kota Sorong berjumlah lebih dari 2000 orang. Meski demikian, pasien yang masih aktif mengonsumsi obat lebih dari 800.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.