BeritaLifestyleMetroNasionalTanah Papua

Serbuan Teritorial TNI Hadir di Tiga Kampung, Bangun Jalan hingga Renovasi 10 Rumah Warga

×

Serbuan Teritorial TNI Hadir di Tiga Kampung, Bangun Jalan hingga Renovasi 10 Rumah Warga

Sebarkan artikel ini

SORONG,sorongraya.co-Kehadiran TNI di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui program Serbuan Teritorial (SERTER) TNI Tahun Anggaran 2026. Kali ini, tiga kampung di Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, menjadi sasaran kegiatan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat.

Program tersebut resmi dibuka dalam upacara yang berlangsung di wilayah Kampung Klaginik, Kampung Klamnik, dan Kampung Slakma, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai 4 November hingga 3 Desember 2026.

Komandan Korem 181/Praja Vira Tama, Brigjen TNI Slamet Riadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Serbuan Teritorial merupakan wujud nyata kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat. Program ini sekaligus menjadi implementasi pembinaan teritorial dalam membantu pemerintah daerah mengatasi berbagai kesulitan rakyat di wilayah.

Mengusung tema “Dengan Semangat Serbuan Teritorial TNI, Kita Tingkatkan Kegiatan Binter TNI Secara Masif Guna Mengatasi Kesulitan Rakyat di Wilayah Korem 181/PVT Kodam XVIII/KSR”, kegiatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Slamet Riadi, keberadaan TNI tidak hanya sebatas menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

“Melalui kegiatan Serbuan Teritorial ini, kita ingin membangun semangat kebersamaan, gotong royong, kepedulian sosial, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,”ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai program yang dilaksanakan diarahkan untuk membantu masyarakat melalui pembangunan fasilitas umum, peningkatan kualitas hunian, pemenuhan kebutuhan dasar, penguatan ketahanan pangan, peningkatan pengetahuan, serta pemberdayaan potensi ekonomi masyarakat.

Adapun sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi betonisasi jalan kampung sepanjang 400 meter dengan lebar dua meter, pembangunan satu unit sumur bor, renovasi 10 unit rumah tidak layak huni, serta pembangunan satu lapangan voli.

Selain itu, masyarakat juga akan menerima bantuan bibit ternak babi sebanyak dua paket, bibit ternak kambing satu paket, bantuan pertanian enam paket, bantuan perikanan satu paket, serta 500 paket sembako.

Tidak hanya pembangunan fisik, Serbuan Teritorial juga menyasar peningkatan kapasitas masyarakat melalui kegiatan nonfisik. Di antaranya penyuluhan kesehatan dan stunting, bela negara dan wawasan kebangsaan, serta pembekalan di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan.

Kegiatan tersebut juga akan diisi dengan sarasehan budaya melalui acara adat bakar batu sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal sekaligus memperkuat nilai kebhinekaan.

Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan 100 personel gabungan, terdiri dari 40 personel Korem 181/PVT, delapan personel Kodim 1802/Sorong, dua personel Denkesyah Sorong, serta 50 personel Yonif TP 972/Pafagu Mele. Seluruh kegiatan didukung anggaran dari Mabes TNI pada pagu Tahun Anggaran 2026.

Laporan rencana kegiatan tersebut dibacakan Kepala Seksi Teritorial Korem 181/PVT selaku Koordinator Lapangan, Ari Priyudono. Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan Serbuan Teritorial didasarkan pada Surat Perintah dan Direktif Panglima TNI Nomor Sprin/2095/2026 tanggal 20 Oktober 2026.

Di balik berbagai sasaran pembangunan tersebut, program Serbuan Teritorial menyimpan harapan besar bagi masyarakat yang selama ini merasa belum sepenuhnya tersentuh pembangunan.

Tokoh masyarakat Kampung Persiapan Klamnik, Yahya Waa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, Polri, serta Pemerintah Kota Sorong dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya yang telah berkolaborasi untuk mendukung pembangunan kampung.

Menurut Yahya, kehadiran TNI membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menantikan perhatian terhadap kondisi lingkungan dan fasilitas umum.

Ia mengungkapkan, masyarakat menyambut baik program tersebut karena pembangunan jalan dan perbaikan rumah menjadi kebutuhan yang telah lama dinantikan.

“Kami sudah lama menunggu. Apa yang selama ini dinikmati masyarakat di kota lain atau kabupaten lain, kami juga ingin merasakannya. Hari ini ada kabar baik datang untuk kami, dan kami menyambut TNI dengan hati terbuka untuk membangun kampung ini,”ungkap Yahya.

Namun, di tengah rasa syukur atas kehadiran program tersebut, Yahya juga menitipkan sejumlah persoalan mendasar kepada pemerintah daerah, terutama terkait kondisi fasilitas pendidikan.

Ia menjelaskan, sejumlah rumah warga yang berdiri di sekitar kampung selama ini dibangun secara mandiri oleh masyarakat, bukan melalui bantuan pemerintah. Kondisi serupa juga terlihat pada fasilitas pendidikan yang masih membutuhkan perhatian serius.

Yahya menyebutkan, sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah tersebut menghadapi berbagai keterbatasan dan bahkan pernah terancam ditutup. Namun, masyarakat tetap berupaya mempertahankan keberadaan sekolah agar anak-anak setempat tetap mendapatkan akses pendidikan.

Ia berharap Gubernur Papua Barat Daya, Wali Kota Sorong, serta dinas terkait dapat memberikan perhatian terhadap keberlangsungan sekolah tersebut, termasuk sekolah dasar (SD) di wilayah itu.

Selain persoalan fasilitas, Yahya juga meminta pemerintah membantu penyelesaian sertifikat tanah sekolah yang hingga kini belum tuntas.

Menurutnya, pendidikan merupakan kebutuhan penting masyarakat yang tidak boleh diabaikan, sehingga keberadaan sekolah harus mendapatkan perhatian bersama.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Panglima TNI beserta jajaran atas pelaksanaan Serbuan Teritorial di wilayah Papua Barat Daya.

Wagub menilai, kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, program Serbuan Teritorial merupakan bentuk kontribusi TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan, terutama di wilayah kampung yang masih membutuhkan perhatian.

Wakil Gubernur juga menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan kegiatan tersebut bersumber dari anggaran TNI Angkatan Darat melalui Mabes TNI, sehingga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ahmad Nausrau mengakui, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan wilayah yang membutuhkan pembangunan.

Karena itu, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dinilai penting agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga di Kampung Klaginik, Kampung Klamnik, dan Kampung Slakma.

Serbuan Teritorial TNI Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat di Distrik Sorong Utara. Pembangunan jalan, penyediaan air bersih, renovasi rumah, bantuan pangan, hingga penguatan sektor pertanian dan peternakan diharapkan dapat memberikan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, program ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus membuka kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mendengar langsung berbagai kebutuhan warga.

Harapan masyarakat Kampung Klamnik dan kampung-kampung sekitarnya kini tertuju pada keberlanjutan perhatian pemerintah, terutama dalam menjawab persoalan pendidikan dan fasilitas umum yang masih membutuhkan penanganan.

Sebab, pembangunan tidak hanya diukur dari jalan yang dibeton atau rumah yang direnovasi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat memperoleh akses terhadap pendidikan, kesehatan, air bersih, serta kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.