Sekda Kabupaten Raja Ampat, Yusuf Salim. Foto: Derek
Metro

Sekda R4 Pastikan Perekrutan CPNS Bulan Depan 80 Persen OAP

Bagikan ini:
  • 884
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    884
    Shares

WAISAI, sorongraya,co – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Raja Ampat, Yusup Salim memastikan perekrutan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Raja Ampat yang dimulai bulan depan, kuota 80 persen adalah Orang Asli Papua (OAP).

“Jadi untuk para pencaker siap sudah dari sekarang,” kata Yusuf kepada sorongraya.co di Aula kantor Bappeda Raja Ampat. Rabu siang, 23 Januari 2019.

Untuk Kabupaten Raja Ampat menurutnya, peserta CPNS yang akan diterima sebanyak 320 orang. Untuk formasi atau kategori Umum berjumlah 20 persen, sedangkan untuk kategori Tenaga Guru dan Kesehatan akan diprioritaskan dan jumlahnya melebihi formasi Umum.

Lanjut dia mengatakan, untuk tenaga honorer akan diberikan ruang yang sama untuk mengikuti tes sesuai dengan spesifikasinya. Misalnya, honorer guru silahkan ikuti tes namun, batas umurnya belum mencapai 35 Tahun.

“Kalau yang sudah mencapai 35 Tahun kita angkat dengan syarat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K),” ujarnya.

Yusuf juga menyarankan agar para pencaker sebelum mengikuti tes, sebaiknya perhatikan akan syaratnya. Misal, Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang berkedudukan di Kota atau Kabupaten lain tidak dibenarkan untuk mengikuti tes di Raja Ampat. Untuk memastikan KTP dan berkependudukan di Raja Ampat maka wajib melaporkan diri di Disdukcapil.

“Jadi, syarat itu penting sekali diperhatikan. Disamping itu, untuk putra-putri daerah sebanyak 80 persen, dan untuk non daerah 20 persen dari nilai kuota 320. Ini sudah kita sepakati pada waktu pertemuan antara SEKDA dan BKN beberapa waktu lalu. [drk]


Bagikan ini:
  • 884
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    884
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.