dr. Laura, Tim Teknis RSUD Kabupaten Raja Ampat. [foto: david-sr]
Metro

Penumpang Sorong Tujuan Waisai Diberikan Kartu Kewaspadaan

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI, sorongraya.co – Setiap penumpang Kapal Marina Express Bahari dari Dermaga Sorong tujuan Dermaga Waisai Kabupaten Raja Ampat diberikan tanda berupa kartu kewaspadaan.

Kartu yang diberikan dibagi dalam beberapa macam warna yaitu merah, putih dan warna lain sesuai kategori riwayat perjalanan, seperti mereka yang sedang melakukan kepergian dari daerah-daerah zona merah yang sudah terindikasi terinfeksi penyebaran Corona Virus (Covid-19).

Tim Teknis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ampat, dr. Laura menjelaskan, warga atau penumpang kapal dari Sorong tujuan Waisai mendapatkan kartu kewaspadaan.Tetapi tidak semua penumpang diberikan, atau memiliki kartu kewaspadaan, namun dikategorikan ODP Covid- 19. Karena syarat ODP ini jika ada gejala seperti demam, riwayat demam atau gangguan saluran pernafasan batuk, pilek ringan ataupun gangguan nyeri tulang dan disertai berpergian.

“Kartu kewaspadaan ini diberikan kepada orang-orang yang berpergian ke daerah-daerah zona merah karena ada faktor resiko. Tapi, jika tidak ada gejala-gejala demam, riwayat demam, atau gejala infeksi saluran pernafasan mereka tidak masuk ODP”, jelas dr. Laura kepada sejumlah wartawan di Terminal Pelabuhan (Port Of) Waisai, 26 Maret 2020.

Dia menerangakan, ODP bukanlah positif Covid-19, namun perlu dipantau selama 14 hari guna dilihat apakah ada gejala-gejala yang memberatkan. Bila ada gejala, maka dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan tambahan dan pada sejauh ini belum ada ditemukan orang kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Raja Ampat.

Laura menghimbau agar masyarakat perlu memahami bahwa ODP bukan berarti positif Covid-19. Tetapi ODP melakukan observasi karantina sendiri didalam rumah masing-masing selama 14 hari.

“Jadi ODP bukan orang positif Covid- 19 namun melakukan observasi dimana selama karantina tersebut, mereka tetap dalam pemantauan tim petugas medis di Puskesmas Kota Waisai Raja Ampat”, tutupnya. [dav]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.