SORONG, sorongraya.co – Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Cabang Kota Sorong secara resmi dilantik oleh Ketua Umum Yapis Tanah Papua, Muhammad Musaad. Pelantikan yang dilaksanakan pada Sabtu malam, 08 Agustus 2026 di Aula MTS Negeri Sorong, berlangsung penuh khidmat.
Dalam sambutannya, Muhammad Musaad meminta agar seluruh pengurus yang telah dilantik dapat melakukan kolaborasi, berkoordinasi dan membangun kembali silaturahmi dengan pemerintah untuk memajukan Yapis di Kota Sorong.
Menurutnya kolaborasi dan kerjasama sangatlah penting untuk memajukan pendidikan islam. “Pengurus Yapis harus mampu melakukan penyesuaian perubahan agar semakin maju. Kami harap ada perubahan dalam pengelolaan Yapis,” tutur Musaad.
Baca: Pernyataan Sikap BADKO HMI Papua Barat-Papua Barat Daya
Yapis sendiri merupakan yayasan islam yang tertua di tanah papua setelah Yayasan Pendidikan Kristen atau YPK. Mantan Penjabat Gubernur Papua Barat Daya ini meminta agar seluruh pengurus Yapis kota Sorong harus mempunyai rasa kepekaan terhadap dunia pendidikan.
Dalam undang-undang otsus, kata Musaad Yapis mendapat ruang untuk mengembangkan pendidikan. Selain Yapis terdapat juga yayasan pendidikan lainnya seperti YPK, YPPK, YPPGI dan YPA. Organisasi ini telah lama dan merintis pendidikan di tanah papua.
Oleh karena itu ia mengajak seluruh pengurus Yapis Kota Sorong dapat mewakafkan diri demi mengembangkan pendidikan islam di kota sorong, tentu hal ini merupakan amal jariyah.
Baca juga: Pemkab Raja Ampat Bersama Tim FFI Bentuk Lembaga Terpadu Geopark Global dan Cagar Biosfer
Sementara, Ketua Yapis Kota Sorong, Abdul Rahman Alhamid mengaku akan berupaya untuk mengembalikan kedudukan Yapis, membesarkan kembali nama baik Yapis yang telah lama dianggap sebelah mata.
Ia juga akan melakukan koordinasi dengan yayasan pendidikan islam di kota sorong yang telah mengalihkan status dari yapis menggunakan nama pendidikan lain. Bahkan Yapis yang tidak aktif kembali akan dinormalkan, sembari mencari tahu penyebab kemandekan dari yapis itu sendiri.
“Insya Allah kita akan melakukan pembenahan secara internal. Kedepan kita bukan hanya focus pada pendidikan saja melainkan akan mengembangkan usaha-usaha dibawah naungan Yapis itu sendiri,” tutur Alhamid.

















