Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Ria Siti Umlati, S.Sos.
Metro

Pemda Raja Ampat Rancang Perubahan Strategi Produk Unggulan Daerah

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI,sorongraya.co – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Raja Ampat telah merancang perubahan strategi pemasaran produk-produk unggulan daerah (PUD) melalui kerja sama dengan koperasi induk di Raja Ampat.

Dalam rancangan proyek perubahan ini Project Leader bermaksud melakukan penguatan organisasi Koperasi dan Pelaku usaha kecil menengah berupa Peraturan Bupati tentang penggunaan Produk Lokal Unggulan Daerah.

Yakni antara Dinas Koperasi Dan UKM dengan Koperasi, pelaku usaha kecil menengah dalam kegiatan-kegiatan pemasaran produk unggulan daerah di Kabupaten Raja Ampat, serta melibatkan pengusaha pemilik homestay.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Ria Siti Umlati, S.Sos menyampaikan, dengan keluarnya Perbub ini pihaknya akan memasarkan produk-produk seperti ikan asin tengiri, terasi kemudian dari segi kerajinan yaitu topi-topi, noken dan seni pahatan itu digunakan sebagai produk unggulan di Raja Ampat.

Menurut Ria, tingkat pemasarannya yaitu dengan wadah yang sudah dibangun selama dua tahun ini di sejumlah distrik sudah sangat cukup, tetapi khususnya pada koperasi pihaknya lebih fokus ke daerah – daerah yang belum memiliki wadah sehingga produk-produk lokal dapat ditampung dan Pemerintah siap membeli produk tersebut.

“Kami sudah meninjau secara langsung di lapangan sejauh mana tingkat perekonomian masyarakat itu sekitar 80 persen. Saat ini kita juga berupaya agar daerah-daerah yang sulit dijangkau karena letak geogrfis dan cuaca yang biasanya kurang bersahabat (Buruk) agar mendapat pelatihan langsung di lapangan dan diberikan fasilitas peralatan,” ucap Ria kepada sejumlah awak media di kantornya, belum lama ini.

Ia menambahkan, pemberdayaan koperasi melalui pelatihan-pelatihan peningkatan kualitas produk,bantuan peralatan produksi yang dicanangkan oleh Diskop UKM Kabupaten Raja Ampat yang bertujuan memberdayakan masyarakat kampung agar mampu menanggulangi masalah perekonomian keluarga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dipandang masih harus diupayakan strategi lain yang lebih berhasil dan berdaya guna.

“Dukungan maksud di atas berupa penguatan organisasi usaha kecil menengah dan koperasi didaerah dan partisipasi aktif stakeholders lainnya secara permanen,” pungkasnya. [dav/krs]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.