SORONG, sorongraya.co – Setelah pelaksanaan Konferensi Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sorong ke-XV, dan menetapkan Zahra Rabrusun sebegai ketua terpilih, kini Pengurus Besar HMI bakal mekarkan HMI Cabang Persiapan Kabupaten Sorong atau Malamoi.
Zahra terpilih dalam Sidang konferensi yang dipimpin Koordinator Caretaker HMI Cabang Sorong, Fauzan Fadli Somer. Saat itu pelaksanaan Konferensi digelar di Kampus Universitas Waresar, Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, belum lama ini. 13 Mei 2026.
Terkait Pemekaran Cabang Malamoi sendiri, Ketua Badan Koordinator HMI Papua Barat-Papua Barat Daya, Abdul Kadir Loklomin mengatakan bahwa HMI Cabang Malamoi merupakan cabang persiapan yang telah dibahas dalam Rapat Pleno II PB HMI, di Kabupaten Tangerang pada 14 Februari 2026.
Baca: Zahra Rabrusun Terpilih Sebagai Ketua HMI Cabang Sorong
Kata Abdul, Pasal 32 Anggaran Dasar Rumah Tangga HMI menyebutkan, Dalam NKRI pendirian Cabang Persiapan dapat diusulkan oleh 150 orang anggota HMI kepada Pengurus Badko setempat, yang selanjutnya diteruskan kepada Pengurus Besar.
“Untuk Cabang Persiapan ada tiga komisariat, diantaranya Komisariat Tarbiyah, Komisariat Syardak dan Komisariat Unimuda. Keanggotaanya sudah lebih dari 150 anggota, dan sangat memnuhi syarat,” tutur Abdul kepada wartawan media ini.
Baca juga: Menteri Hukum RI Resmikan Posbankum di Wilayah PB-PBD
Pengusulan berkas pemekaran cabang persiapan itu dilakukan ketika dirinya menjabat sebagai Ketua HMI Cabang Sorong. Usulan tersebut kemudian dibahas dalam Kongres HMI yang digelar di Pontianak.
“Saat itukan saya sebagai Ketua HMI Cabang Sorong, kemudian adik-adik komisariat mengusulan ke Cabang Sorong, dan seterusnya ke BADKO tembusan PB, untuk mekarkan cabang persiapan, setelah itu kami kawal dan dibahas saat Kongres, kemudian ditindaklanjuti pada Rapat Pleno II PB HMI,” terang Abdul.
Baca juga: Satlantas Polresta Sorong Kota Jaring Belasan Motor Saat Razia
BADKO Papua Barat – Papua Barat Daya kata Abdul terus melakukan kerja-kerja organisasi. Sebelumnya, ia bersama jajaran pengurus telah melakukan Latihan Kepemimpinan Kader III atau Advance Training.
Kegiatan ini bertujuan membentuk Kader Pemimpin yang mampu menerjemahkan dan mentransformasikan pemikiran konsepsional secara professional.













