Jenazah Miskel Rumbiak, Korban Penembakan KST di Maybrat. [foto: jun/sr]
Metro

Miskel Rumbiak, Korban Penembakan Teroris Dimakamkan di Raja Ampat

Bagikan ini:

SORONG, sorongraya.co – Jenazah Sersan Dua Miskel Rumbiak, korban penembakan Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua di Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat pada Kamis 20 Januari 2022 dimakamkan di Kampung Friwen, Kabupaten Raja Ampat.

Sebelum diberangkatkan ke Raja Ampat, jenazah Miskel Rumbiak terlebih dahulu disemayamkan di aula Mako Batalion Zeni Tempur 20 Pawbili Pelle Alang di Distrik Arar, Kabupaten Sorong pada Jumat pagi 21 Januari 2022.

Serda Miskel Rumbiak gugur akibat luka tembak di bagian perut sebelah kanan  sedangkan tiga rekannya, yakni Serda Darusman mengalami luka tembak di bagian lengan kiri, Prada Aziz mengalami luka tembak di bagian tangan kanan, serta Prada Abraham yang mengalami tiga luka tembak di bagian paha kanan, pundak kanan dan lengan bagian kiri. Mereka kini telah di evakuasi ke RS dokter Suharso 990 yang sedang berlabuh di Pelabuhan Sorong.

Para anggota TNI itu merupakan korban penembakan KST saat melakukan pengerjaan jembatan di kampung Faan Kahrio dan kampung Kamat, distrik Aifat Timur, kabupaten Maybrat, Kamis 20 Januari 2022 sekitar pukul 07.00 WIT.

Imanuel Rumbiak, yang merupakan Paman dari Miskel Rumbiak mengaku terkejut mendengar berita tersebut. Dia mengatakan sekitar pukul 13.30 WIT dirinya mendapat informasi soal keponakannya. Setelah mengkroscek ke Friwen dan media sosial, ternyata benar bahwa jenazah keponakannya Serda Miskel sudah diterbangkan dengan menggunkaan helikopter ke RSAL.

“Mendengar informasi makanya saya datang ke RSAL untuk mengecek seperti apa infirmasinya. Kami berupaya, kalau bisa jenazah dipulangkan ke kampung halamannya di Friwen,” kata Imanuel.

Imanuel mengaku, komunikasi antara dirinya dengan keponakannya itu sangat jarang. Tidak seperti keluarga lainnya karena saya sering ke Raja Ampat. “Karena jarang ketemu makanya hubungan kurang akrab. Tetapi dengan kejadian ini makanya saya mau mengecek seperti apa. Saya pun tidak tahu secara persis sudah berapa lama dia bertugas. Hal ini dikarenakan jarak kita ini berjauhan, mereka di kampung sedangkan saya di Sorong,” ujarnya.

Imanuel berharap pelaku penembakan bisa ditangkap dan selebihnya biarkan Tuhan yang mengatur. Mereka semua inikan membela negara, kita serahkan semuanya kepada Tuhan.

Sementara, Kepala Penerangan Kodam 18 Kasuari, Kolonel Arm Hendra Pesireron dalam siaran persnya menyatakan, panglima beserta keluarga besar Kodam XVIII Kasuari berduka atas wafatnya Serda Miskel Rumbiak saat serangan KST Papua.

Pangdam Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengutuk keras pelaku penyerangan lima prajurit TNI saat melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Serda Miskel Rumbiak bersama empat rekannya, prajurit Yonzipur 20/PPA di serang saat sedang membangun sarana jembatan penyeberangan, satu-satunya akses penghubung antara kampung Faan Khario dan kampung Kamat di distrik Aifat Tmur, kabupaten Maybrat.

Kodam XVIII Kasuari menduga, kelompok penyerang lima prajurit Yonzipur 20/PPA bberasal dari kelompok yang sama, yaitu KNPB yang sudah masuk daftar pencarian orang pasca penyerangan pos koramil persiapan di kampung Kisor, 02 september 2021 lalu.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.