Salah satu pelaku usaha kerajinan Yuni Fonataba saat memberikan noken Raja Ampat kepada Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. [foto: david-SR]
Metro

Menteri Koperasi dan UKM Kunjungi Kebun Buah Naga di Raja Ampat

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI, sorongraya.co – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI Teten Marduki mengunjungi kebun buah naga milik Keis Burdam, yang merupakan salah satu pelaku usaha kecil menengah. Lokasi kebun tersebut bertempat di Jalan Trans Waisai Warsambin, Kelurahan Bonkawir Distrik Waisai Kota, Kab. Raja Ampat, Papua Barat, pada Jumat siang 28 Februari 2020.

Di selah – selah kunjungannya itu, Menteri Teten juga sempatkan diri untuk bertatap muka bersama para pelaku usaha kecil yang bergerak dibidang sektor pariwisata di wilayah Raja Ampat. Pada kesempatan itu berbagai usulan disampaikan warga guna peningkatan ekonomi.

Untuk meningkatan ekonomi, Teten mengaku akan terus mendorong serta memperhatikan pelaku-pelaku UKM (usaha kecil menengah) di Indonesia. Berdasarkan intruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), ada lima produk UKM yang sudah disiapkan pada tahun ini untuk mengembangkan sektor bidang pariwisata Raja Ampat.

“Ke lima produk UKM ini sudah diidentifikasi di kementerian, maka tinggal disesuaikan dengan kondisi tempat. Seperti UKM peningkatan hasil kerajinan tangan atau oleh – oleh yang memiliki nilai jual buat para wisatawan. Kemudian, UKM untuk peningkatan home stay, dan UKM produk lainnya yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata,” ujar Masduki.

Selain itu kementrian juga akan mendorong terbentuknya sentra produksi skala bisnis. Kemudian bidang sektor pertanian yang memiliki nilai ekonomis, sehingga buah yang dihasilkan tetap segar sesuai permintaan dikalangan wisatawan. Apalagi Raja Ampat tidak hanya dikenal dengan wisata bawah laut, tetapi juga wisata alamnya yang menjanjikan.

“Wisata alam Raja Ampat sangatlah potensial, maka suplai kebutuhan turis/wisatawan harus tersedia secara baik. Seperti pangan, oleh-oleh hasil kerajinan tangan yang memiliki nilai tinggi serta produk penunjang lainnya. Sehingga turis tidak perlu harus mengkunsumsi makanan dan buah produk impor dari luar. Hal ini pun, secara otomatis mengangkat ekonomi,” pungkasnya.

Pada kunjungan tersebut Menteri Teten Masduki didampingi Wakil Gubernur Papua Baat Muhammad Lakotani, Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, Sekda Raja Ampat Yusuf Salim, Wakil ketua II DPRD Raja Ampat Charles A. M Imbir. Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Ria Siti Umlati. Kasdim 1805 Mayor Inf. Yuli Agus Padang, Kapolres Raja Ampat Andre J W. Manuputty. [dav]

editor: Endang Sukamti


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.