Ketua KPU Raja Ampat, Steven Eibe melantik Anggota PPD untuk bertugas dimasing-masing distrik. [foto: David-SR]
Metro

Jalankan Tahapan Pilkada, KPU Raja Ampat Lantik 120 Anggota PPD

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI, sorongraya.co – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Raja Ampat, Steven Eibe melantik 120 anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) se-Kabupaten Raja Ampat. Anggota PPD tersebut disiapkan untuk melaksanakan tahapan Pilkada di tingkat Distrik/Kecamatan.

Pelantikan yang dilaksanakan di Gedung Wanita Syalome Syeben Waisai pada Sabtu 29 February 2020 ini, sekaligus dengan penandatanganan fakta intregitas oleh ketua KPU Raja Ampat Steven Eibe.

Hal ini berdasarkan surat keputusan KPU Nomor : 10-33PP04.2-Kpt/9205/KPU-Kab/II/2020 tentang penetapan anggota PPD pada pemilihan umum Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat tahun 2020.

Ketua KPU Raja Ampat Steven Eibe menegaskan, anggota PPD yang telah dilantik agar menjalankan tugas secara jujur, adil dan transparan. Bagi Dia anggota PPD yang resmi dilantik merupakan PPD yang telah lulus seleksi dengan peringkat terbaik.

Ia juga meminta kepada seluruh jajarannya, baik ditingkat distrik maupun tingkat kampung nantinya agar menjalankan tahapan dengan penuh tanggungjawab serta hindari kepentingan politik.

“Anggota DPD harus netral, indenpendensi, profesionalisme dapat dicantumkan didalam hati sanubari,” tegas Steven.

Steven mengajak semua pihak, baik TNI/Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, insan pers dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama mendukung proses Pemilukada di kabupaten Raja Ampat.

“Saya mengajak semua pihak untuk mari bersama-sama kita mendukung proses Pilkada Raja Ampat. Terima kasih juga kepada Pemda Raja Ampat yang telah mendukung Kami dengan mengalokasikan anggaran sehingga KPU dapat melaksanakan proses  tahapan Pilkada,” tutur Eibe

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KesbangPol) Kabupaten Raja Ampat, Irianto Silalai mengatakan, anggota PPD harus benar – benar memahami tugas pokok dan fungsinya. Termasuk memahami peraturan yang berkaitan dengan Pilkada, baik peraturan Perundang – undangan ataupun peraturan KPU. Sehingga dalam melaksanakan fungsi sebagai PPD tak menyalahi aturan yang berlaku.

“PPD harus netral, menjaga integritas, karena memiliki tanggungjawab besar dalam menyukseskan pemilihan. Aktif menjalin komunikasi serta koordinasi dengan berbagai komponen, baik kepada tingkat kabupaten, sesama anggota PPD, panitia tingkat kampung dan kelurahan,” kata Irianto yang membacakan sambutan Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati. [dav]

editor: junaedi


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.