Metro

Memperingati Hari Rimbawan Ke-38 Tahun, Sejumlah Satwa Liar Dilepas

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG,sorongraya.co- Dalam rangka memperingati Hari Rimbawan ke-38 tahun 2021, Perkumpulan Pemuda Generasi Malaumkarta, sebagai mitra yayasan Econusa menyelenggarakan Pelepasliaran Satwa dan penanaman bibit pohon di Kampung Malagufuk, Distrik Makbon Kabupaten Sorong, Selasa 16 Maret 2021. Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Balai Besar KSDA Papua Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong, TNI-Polri serta MHA Malaumkarta Raya.

Pemuda Generasi Malaumkarta menggelar kegiatan Hari Rimbawan sebagai upaya mengonsolidasikan dukungan para pihak terhadap pengelolaan wilayah adat Malaumkarta Raya dan pengusulan legalitas masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Sorong yang diwakili oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Franky Wamafma mengatakan bahwa di tengah situasi pandemi saat ini sangatlah penting dalam menjaga dan mengelola sumber daya alam khususnya di bidang kehutanan.

” Ada sembilan nilai dasar merupakan kunci keberhasilan sebagai rimbawan yakni jujur, bertanggung jawab, disiplin, ikhlas, visioner, adil, peduli, kerja sama dan profesional, kesemuanya ini bertujuan agar terjalin sinergitas yang baik antara para rimbawan dengan masyarakat adat serta pemerintah Daerah,” ujarnya saat memberikan sambutan .

 

 

Menurutnya, klaimat hutan adalah ibu kandung atau mama, bukanlah sekadar slogan bagi orang Papua secara umum, tetapi juga bagi masyarakat yang hidup dan tinggal diatas tanah Moi. Hutan Klasau memberi kehidupan tidak hanya kepada masyarakat sekitar tetapi juga tumbuhan dan satwa,” tambahnya.

Sementara Ketua PGM, Torianus Kalami mengatakan, ini adalah suatu proses yang dilakukakan dari pemetaan tanah adat dan potensi secara ekonomi yang memberikan dampak kedepan.

” Dengan menjaga hutan yang menghasilkan dapat mengubah cara atau pola berfikir masyarakat sehingga tidak mudah untuk menebang pohon sembarangan apa lagi tempat ini dijadikan wisata alam,’ kata Tori.


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.