Metro

Koarmada III Sorong Berikan Bantuan Bagi Korban Gelombang Ekstrim

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Panglima Koarmada III Sorong Laksamana Muda Irvansyah, Kamis pagi (24/02/2022) mengunjungi warga Kelurahan Klaligi, Distrik Sorong Manoi, yang menjadi korban terdampak gelombang air laut ekstrim pada Selasa lalu.

Selain melakukan kunjungan dan melihat para korban yang mengungsi di tenda pengungsian, Panglima Armada III juga memberikan tali kasih berupa bahan kebutuhan pokok.

Panglima Komando Armada III, Laksamana Muda Irvansyah mengatakan, dirinya beserta jajarannya hadir disini sebagai bentuk kepedulian antar sesama.

 

Selain menyerahkan bantuan, kami juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis mengingat sebagian korban adalah anak-anak dan ibu hamil.

” Bantuan juga akan kami kirim ke warga terdampak yang ada di pulau Doom,” kata Pangkoarmada.

Pangkoarmada mengaku, sebanyak 245 personil dikerahkan untuk membantu warga terdampak sekaligus melakukan pembersihan terhadap puing-puing rumah warga pesisir yang hancur diterjang gelombang air laut ekstrim.

Bantuan lainnya yang diperlukan warga terdampak adalah tenda kedap air dan palet serta kayu untuk nantinya digunakan sebagai alas tidur sehingga tidak terkena air akan kami siapkan. Apapun yang dibutuhkan warga kami akan upayakan semaksimal mungkin.

Sementara, salah satu warga yang menjadi korban terdampak gelombang ekstrim, Publius Hewarawi merasa terbantu dengan adanya bantuan yang diberikan pihak TNI Angkatan Laut.

” Kami melihat bahwa sebagai warga kami tidak ditinggalkan, TNI Angkatan masih bersama kami dan memberikan bantuan,” ujar Publius Hewarawi.

Warga RT 03/RW 05 ini menambahkan, sudah dua malam ini warga yang mengungsi tidak daat tidur dengan baik dikarenkaan tenda bocor. Kalau bisa ada perhatian dari pemerintah daerah berupa tenda baru.

Sebelumnya, akibat hantaman gelombang air laut ekstrim pada Selasa lalu, sebanyak 40 rumah yang dihuni oleh warga yang berada di pesisir Klademak II Pantai, tepatnya di kawasan Jembatan Puri dan pulau Doom.

Sebanyak 195 jiwa yang ada di kawasan Jembatan Puri terpaksa mengungsi di sejumlah tenda-tenda pengungsian. Hingga saat ini pun warga masih berharap bantuan dari berbagai pihak.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.