Penandatanganan pernyataan sikap oleh kepala kepala suku yang tergabung dalam Lembaga Adat Lintas Kepala Suku Asli Papua di Kota Sorong. /Foto: Istimewa
Metro

Kepala Suku Asli Papua di Kota Sorong Tolak Isu People Power

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG,sorongraya.co – Mendukung terselenggaranya pemilu yang aman dan damai di Papua Barat, Lembaga Adat Lintas Kepala Suku Asli Papua di Kota Sorong secara tegas menolak seruan people power.

Penolakan secara tegas ini diwujudkan dengan deklarasi pernyataan sikap yang dilaksanakan di kediaman Wakil Ketua Lembaga Adat Lintas Kepala Suku Asli Papua Raya Sorong, Fredrik S. Sawaki, S.Th yang beralamat di kompleks Rumah Papan, Pasar Remu Kota Sorong. Seni 6 Mei 2019.

Fredrik S. Sawaki, S.Th, saat membacakan isi deklarasi dan pernyataan sikap menyatakan, mengecam seruan People Power  yang disampaikan oknum oknum yang akan memecah belah bangsa. Untuk itu, pihaknya siap mengawal penyelenggaraan pemilu di papua barat hingga selesai dan bersatu melawan siapa saja yang ingin merusak nilai-nilai demokrasi dengan mendukung penuh kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), TNI dan Polri untuk terselenggaranya Pemilu yang aman dan damai.

Pernyataan sikap menolak People Power oleh Lembaga Adat Lintas Kepala Suku Asli Papua di Kota Sorong./Foto: Istimewa

“Kami, memberikan apresiasi kepada KPU RI, Bawaslu RI, TNI dan Polri serta semua pihak yang telah mengawal jalannya pemilu serentak 2019.

Lanjut dikatakan, ajakan people power dalam situasi ini tak lain adalah upaya pendelegitimasian lembaga-lembaga Negara. Karena gerakan tersebut dinilai tak ubahnya sebagai bentuk pembangkangan atas hajatan resmi negara.

Lembaga Adat Lintas Kepala Suku Asli Papua di Kota Sorong. /Foto: Istimewa

“Selaku kepala suku, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ikut ikutan menyebarkan berita bohong dan tuduhan-m tuduhan tuhan yang tidak benar terhadap KPU. KPU telah bekerja mengorbankan jiwa dan raga dalam melaksanakan tugas konstitusi ini. Itu itu kami mengajak seluruh masyarakat menciptakan kesejukan, kedamaian, kerukunan serta persatuan dan kesatuan,”tandasnya. [dwi]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.