Metro

Kemensos RI dan Pemkot Sorong Bentuk Lumbung Sosial Penanganan Bencana

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Hampir sebulan pasca bencana gelombang air laut ekstrim terjadi, pelbagai bantuan didistribusikan kepada ratusan warga terdampak bencana yang ada di tiga lokasi di Kota Sorong.

Bantuan berupa sarana pendukung air bersih, bahan makanan, peralatan tidur, peralatan masak, genset, selimut, sarung, pakaian anak-anak dan obat-obatan di droping di kantor Distrik Sorong Manoi, Distrik Sorong Barat dan Distrik Sorong Kepulauan.

Kementrian Sosial bersama Pemerintah Kota Sorong, Sabtu, 12 Maret 2022 membentuk Lumbung Sosial dalam rangka penanganan bencana di kota Sorong.

Nantinya, bantuan yang ada di Lumbung Sosial ini akan didistribusikan kepada warga terdampak bencana. Sesuai arahan Menteri Sosial, kita harus lebih dekat memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Roberto Koibur, staf Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI, Sabtu, 12 Maret 2022.

Roberto menbahkan, sangat perlu sosialisasi kebencanaan di lakukan di tingkat distrik sehingga ketika terjadi bencana, barang atau bantuan logistik sudah berada di masyarakat.

” Bantuan yang disiapkan antara lain bahan makanan, peralatan air bersih, genset, makanan anak-anak, obat-obatan dan peralatan tidur,” ujarnya.

Roberto menbahkan, fokus bantuan Kemensos untuk sementara dialokasikan di tiga lokasi, yakni distrik Sorong Manoi, Sorong Barat dan Sorong Kepulauan. Tiga distrik inilah yang kemarin terdampak bencana.

Dia menegaskan bantuan yang ada saat ini merupakan bentuk kesiapsiagaan ketika terjadinya bencana. Barang-barang atau logistik ini merupakan stok, yang nantinya akan didistribusikan bilamana terjadinya bencana, Kemensos sudah menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Sorong, Fauzi Fattah mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan adanya stok bantuan kebencanaan dari Kemensos RI.

Selama ini, ketika terjadi bencana pihak kelurahan dan dinas sosial hanya bersifat melakukan pendataan. Namun, dengan adanya lumbung sosial ini, bantuan bisa langsung disalurkan kepada masyarakat.

Fauzi membenarkan bahwa saat ini baru tiga distrik yang dijadikan pilot project, namun tidak menutup kemungkinan akan di lakukan penambahan.

Kedepan diharapkan, jika pendistribusian ini berjalan baik tentu kita akan memberikan pemahaman kepada teman-teman yang ada di distrik lainnya. Semisal terjadi bencana, mungkin stok yang ada bisa di tambah guna dialokasikan kepada warga yang terdampak di distrik lain,” ucapnya.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.