Prosesi pemakaman Pratu Vicky Irad Uba Rumpaisum di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Sorong
Metro

Jenazah Praka Anumerta Vicky Rumpaisum Dimakamkan Secara Militer

Bagikan ini:
  • 17
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    17
    Shares

SORONG, sorongraya.co – Jenazah Pratu Vicky Irad Uba Rumpaisum, anggota TNI dari Kesatuan 751 Raider Khusus Sarmi, Kodam XVII Cendrawasih yang gugur dalam kontak senjata dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Tri Jaya Sakti Sorong. Rabu sore 4 April 2018.

Baku tembak dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata pada tanggal 1 April 2018 di wilayah Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinai Papua mengakibatkan Pratu Vicky meninggal dunia.

Upacara pemakaman dipimpin Komandan Batalion 751 Raider, Letkol Infrantri Tunggul Jati. Diiringi tembakan salfo delapan rekan almarhum, membawa peti jenazah Vicky Rumpaisum yang dibungkus bendera merah putih menuju tempat pemakamannya di bagian tengah TMP Tri Jaya Sakti Sorong.

Sebelum peti jenazah almarhum dimasukan ke liang lahat dilakukan ibadah yang dipimpin pendeta. Diiringi tembakan salfo, peti jenazah penembak jitu di kesatuan Raider Khusus 751 Sarmi ini dimasukan ke liang lahat.

Isak tangis keluarga pecah saat jenazah anak kesembilan dari sepuluh bersaudara ini diturunkan ke liang lahat. Sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum yang gugur saat bertugas untuk mengamankan wilayah Banti, pangkatnya dinaikan satu tingkat dari, Pratu menjadi Praka Anumerta.

Komandan Batalion 751 Sarmi,  Letkol (Inf) Tunggul Jati mengatakan, Vicky Irad Uba Rumpaisum gugur sebagai pahlawan bangsa. Dia menjalankan tugas khusus menegakkan kedaulatan negara di wilayah Tembagapura.

“Atas jasanya ini, Vicky dianugrahi kenaikan pangkat anumerta setingkat menjadi Prajurit Kepala, sehingga sekarang Vicky menyandang pangkat sebagai Praka anumerta Vicky Irad Uba Rumpaisum, ujar Tunggul Jati.

Komandan Batalyon menceritakan kronologis penembakan Praka anumerta Vicky Irad Uba Rumpaisum, personel batalion 751 Raider, Kodam XVII Papua bersama rekannya Kopral Dua Sumanto menjadi korban saat terjadi kontak senjata dengan KKSB pada Minggu 1 April 2018 sekitar pukul 17.00 WIT di wilayah Banti, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua.

Akibat kontak sejata tersebut, Kopda Sumanto mengalami luka tembak di betis kanan, sementara Praka Anumerta Vicky Rumpaisum kena tembak di telinga atas tembus pelipis mata sebelah kanan. [jun]


Bagikan ini:
  • 17
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    17
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.