Bupati Kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati saat disambut Sekda Kabupaten Purworejo, Said Romadhon. Jumat, 30/08/19. /Foto: Istimewa
Metro

Integrasi E-Planning Dan E-Budgeting, Pemda R4 Studi ke Purworejo

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI,sorongraya.co – Upaya mengembangkan serta meningkatkan Integrasi E-planning dan E-budgeting (perencanaan, penganggaran elektronik) guna mewujudkan transparansi yang akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melakukan studi ke Purworejo. Jumat, 30/08/19.

Dalam kunjungan itu, rombongan Pemda Kabupaten Raja Ampat yang meliputi beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) didampingi Bupati Abdul Faris Umlati bersama Sekda Yusuf Salim mendapat sambutan hangat dari Sekda Purworejo, Said Romadhon.

“Saat ini, Purworejo memang sudah melakukan modernisasi dan Integrated e-planning dan e-budgeting. Kita rintis sudah lama, bahkan sebelum adanya peraturan Presiden tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPSE), kita sudah mulai perbaiki diri, segala upaya kita lakukan dan saat ini semuanya sudah terintegrasi dan pekerjaan menjadi lebih mudah”kata Said

Menurut Said, untuk pengembangannya pemda Purworejo berkoordinasi dan bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), agar semua proses dapat berjalan lancar. Bahkan saat ini, dari inovasi tersebut Purworejo menjadi Laboratorium BPKP.

Pimpinan OPD Kabupaten Raja Ampat usai berdialog bersama Pemda Purworejo. /Foto: Istimewa

Lanjut Said memaparkan, tentang regulasi e-planning dan e-budgeting yang ada di Purworejo, pihaknya telah didatangi beberapa daerah lain untuk belajar dan akan diterapkan di daerah masing masing. “Sebelumya sudah ada beberapa Kabupaten bahkan ada yang sudah daftar untuk belajar ke sini,”terangnya

Sementara itu Sekda Kabupaten Raja Ampat, Dr. Yusuf Salim, M.Si, mengatakan, pemda Raja Ampat mendapat rekomendasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mencontoh penerapan sistem perencanaan dan penganggaran elektronik yang terintegrasi di Purworejo.

Untuk itu, pihaknya terus berupaya membangun sistem dan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Salah satunya, menerapkan E-Government, integrasi antara perencanaan dan penganggaran atau keuangan.

“Kami dapat rekomendasi dari teman di BPKP untuk mempelajari, meniru penerapan e-Budgeting dan e-Planning. Integrasi antara proses perencanaan dan penganggaran keuangan di Purworejo. Mereka (BPKD-red) berharap kami juga bisa berkembang dan memanfaatkan system ini di Raja Ampat”pungkas Salim. [dav]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.