Aktivis HMI Cabang Sorong berpose bersama usai melakukan penggalan dana / (foto: Said Andika)
Aktivis HMI Cabang Sorong berpose bersama usai melakukan penggalan dana / (foto: Said Andika)
Metro

HMI Cabang Sorong Galang Dana Untuk Korban Gempa di Lombok

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, sorongraya.co – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sorong, Selasa pagi 7 Agustus 2018 menggelar aksi penggalangan dana untuk disumbangkan ke para korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Wasekum Bidang Eksternal BADKO HMI Papua-Papua Barat, Muhammad Said Kilwo mengatakan, aksi penggalangan dana oleh HMI yang digelar di Lampu Merah Terminal Kota Sorong ini merupakan aksi solidaritas sesama umat.

“Ini merupakan aksi solidaritas sesama manusia, ini juga merupakan seruan dari Pengurus Besar HMI agar seluruh pengurus HMI dari Sabang sampai Merauke melakukan aksi penggalangan dana di daerah masing-masing,” terang Said, kepada sorongraya.co.

Lanjut Said, dana yang dikumpulkan itu akan dikirim melalui rekening PB HMI dan selanjutnya diserahkan kepada para korban. “Ini nanti disalurkan melalui rekening PB HMI, dan aksi ini juga akan terus dilakukan hingga beberapa hari kedepan,” pungkanya.

Tampak Salah satu Alumni HMI, Syafrudin Sabonama saat melakukan orasi dalam rangka penggalangan dana untuk korban gempa di lombok/ (foto: Said Andika)
Tampak Salah satu Alumni HMI, Syafrudin Sabonama saat melakukan orasi dalam rangka penggalangan dana untuk korban gempa di lombok/ (foto: Said Andika)

Said berharap dengan adanya penggalangan dana ini dapat membantu para korban yang membutuhkan, sehingga beban mereka sedikit terbantu.

Tak hanya pengurus aktif HMI Cabang Sorong yang melakukan penggalangan dana, pada aksi tersebut, alumni HMI pun melakukan penggalangan untuk para korban gempa. Ada yang melakukan orasi adapula yang memegang karton tempat menaruh uang.

Seperti yang dilansir Kompas.com, Gempa bermagnitudo 7 mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, dan wilayah sekitarnya pada Minggu (5/8/2018) sekitar pukul 18.46 WIB.

Sirajudin, salah satu Alumni HMI yang juga turut berperan saat penggalangan dana untuk korban gempa di Lombok/ (foto: Said Andika)
Sirajudin, salah satu Alumni HMI yang juga turut berperan saat penggalangan dana untuk korban gempa di Lombok/ (foto: Said Andika)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. Proses evakuasi korban masih terus berlangsung.

Tenda darurat dan fasilitas umum yang masih layak ditempati diubah menjadi tempat pengungsian. Gempa ini disebut sebagai gempa utama dalam rangkaian gempa yang mengguncang wilayah Lombok, NTB, belakangan ini. Sebelumnya, gempa bermagnitudo 6,4 mengguncang Lombok Utara pada 29 Juli 2018. [mar]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.