MetroTanah Papua

Ditutup Sementara, SPPG Sawagumu Sajikan MBG Lauk Ikan Berulat

×

Ditutup Sementara, SPPG Sawagumu Sajikan MBG Lauk Ikan Berulat

Sebarkan artikel ini

SORONG,sorongraya.co-Layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kota Sorong resmi ditutup sementara setelah ditemukan makanan berulat dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama dua hari berturut-turut.

Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Daya sekaligus Ketua Satgas MBG PBD, Ahmad Nausrau, menjelaskan bahwa pada Rabu, 22 April 2026, menu MBG yang didistribusikan kepada siswa terdiri dari ikan kuah kuning, tumis kacang panjang, tempe, buah kelengkeng, dan nasi.

“Informasi awal berasal dari pihak sekolah, khususnya guru, yang kemudian diteruskan kepada Kepala SPPG. Temuan tersebut sempat beredar di media sosial WhatsApp, dengan narasi bahwa siswa menerima menu ikan yang terdapat beberapa ulat hidup,”ujarnya melalui Pesan Whatapp

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim yang terdiri dari Kepala SPPG (KSSPG), ahli gizi, akuntan, SPPI, dan Asisten Lapangan melakukan inspeksi langsung ke Sekolah Oikumene. Mereka memeriksa seluruh wadah makanan (ompreng) serta berkoordinasi dengan pihak guru.

Foto Istimewah

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ulat hanya ditemukan pada satu ompreng milik siswa bernama Rahmatia, dan kejadian tersebut terjadi selama dua hari berturut-turut, yakni Selasa dan Rabu. Pada hari Selasa, menu yang disajikan adalah ikan goreng, sementara pada hari Rabu berupa ikan kuah

Pada pukul 13.30 WIT, tim KAREG bersama KORWIL melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap sisa makanan di fasilitas SPPG wilayah Sorong Utara, tepatnya di Sawagumu, yang mencakup dua sekolah berbeda. Dari hasil pengecekan tersebut, tidak ditemukan adanya ulat pada sisa makanan siswa lainnya.

Meski demikian, tim menemukan bahwa kondisi kebersihan fasilitas SPPG masih perlu ditingkatkan. Ditemukan cukup banyak lalat di area lingkungan pengolahan makanan, yang berpotensi memengaruhi kualitas dan higienitas makanan.

“Kejadian ini telah dilaporkan kepada Direktorat Pemantauan dan Pengawasan (Dirtauwas) Wilayah 3. Sebagai tindak lanjut, pihak Dirtauwas memerintahkan penutupan sementara SPPG tersebut sejak Kamis, 23 April 2026, guna dilakukan evaluasi menyeluruh serta pembenahan fasilitas hingga waktu yang belum ditentukan,”tambahnya.

Sebelumnya, pada Kamis, 23 April 2026, Dinas Kesehatan Kota Sorong juga telah melakukan inspeksi dengan mengambil sampel makanan serta memeriksa kondisi fasilitas. Pihak SPPG dilaporkan telah berkoordinasi dengan sekolah terkait temuan tersebut.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.