Bupati Kabupaten Maybrat Drs Bernard Sagrim MM melantik pengurus lembaga pengembangan Pesparawi daerah (LPPD) dan pengurus lembaga pembinaan dan pengembangan pesparani daerah (LP3kD ) Kabupaten Maybrat periode 2019-2024, di Kumurkek, Kamis (30/05).
Metro

Bupati Maybrat Lantik LPPD dan LP3KD

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MAYBRAT,sorongraya.co – Bupati Kabupaten Maybrat Drs Bernard Sagrim MM melantik pengurus lembaga pengembangan Pesparawi daerah (LPPD) dan pengurus lembaga pembinaan dan pengembangan pesparani daerah (LP3kD ) Kabupaten Maybrat periode 2019-2024, di Kumurkek, Kamis (30/05).

Bupati Maybrat Bernard sagrim dalam sambutannya mengatakan, peserta pesparawi dan pesparani merupakan program pemerintah ditingkat nasional yang dilaksanakan secara periodik dan berjenjang dari tingkat distrik, kabupaten, provinsi dan tingkat Nasional.

Anggota pesparawi dan pesparani yang baru dilantik kata dia, harus mengisi waktu untuk menyanyi di gereja yang ada demi memuliakan nama Tuhan agar warga jemaat mengetahui bahwa kita mempunyai dua lembaga yaitu pembinaan dan pengembangan di tingkat kabupaten Maybrat yang baru dilantik.

“Pesparawi dan pesparani merupakan pesta iman bagi umat kristiani di Indonesia dan khususnya di tanah Papua, pesparawi dan pesparani merupakan kegiatan kerohanian yang berbentuk lomba menguji kualitas penyanyi dalam nyanyian yang ditampilkan masing-masing daerah dalam ajaan kompetisi menyanyi dalam mata lomba,” ucapnya.

Dan lanjutnya, pesparawi dan pesparani merupakan tempat berkumpulnya satu kesatuan sosial satu dengan yang lain untuk saling berinteraksi, mendukung, memberi dan saling memupuk solidaritas sebagai umat Kristen dan Katolik.

Untuk itu ia berharap tidak ada perbedaan antara umat Katolik maupun umat protestan sehingga paham seperti ini ditiadakan karena di Maybrat semua satu persatuan dan hal itu sudah terbukti dalam pengukuhan dan rencana aksi untuk puji pujian bersama-sama.

“Pesparawi dan pesparani merupakan kegiatan kerohanian yang kita lakukan untuk memuji Tuhan baik itu Katolik maupun protestan bersama-sama. Dan begitu juga pelayanan ganti mimbar perlu dilakukan agar kita tetap satu baik itu katolik maupun protestan.

Dalam kelompok yang sudah dibentuk ini perlu adanya kerjasama dari tim yang dibentu, kekompakan, pengorbanan dan juga perasaan demi suksesnya kegiatan tersebut,” tutup Bernard Sagrim.

Ketua LPPD Provinsi Papua Barat yang diwakili oleh Ketua LP3KD dalam hal ini wakil ketua satu Robert Hamar menuturkan, peserta Pesparawi dan pesparani yang persiapan untuk mengikuti perlombaan yang akan dilaksanakan di Manokwari dan Timika untuk dua umat Kristen Katholik dan protestan harus menjaga kekompakan, pengorbanan dan perasaan yang perlu dijaga agar semua.

“Itu bisa terlaksana dengan baik dan juga bisa menghasilkan juara yang baik,” kata Robert Hamar.

Dan ia berharap para peserta yang mengikuti lomba nantinya lebih maksimal mempersiapkan diri agar bisa meraih juara.

“Peserta harus serius untuk mengikuti proses latihan sampai pada puncak lomba itu dengan baik dan taat agar semua bisa berjalan dengan baik,” tutur Robert Hamar. [nes/krs]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.