Metro

ANJ Laksanakan Pelatihan Sertifikasi P3K, Pemadam Kebakaran Kelas D & C

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

TEMINABUAN, sorongraya.co- Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, Kamis lalu (15/04/2021) melaksanakan pelatihan sertifikasi P3K, pemadam kebakaran kelas D & C bagi tiga unit usahanya yang berada di Sorong Selatan, yaitu PT Permata Putera Mandiri, PT Putera Manunggal Perkasa dan PT ANJ Agri Papua yang dilaksanakan selama tiga belas hari, dari tanggal 03 hingga 15 April 2021, berlokasi di Hexagon PMP.

Sertifikasi ini diikuti 15 orang untuk P3K, 38 orang untuk pemadam kebakaran kelas D, dan 13 orang untuk kebakaran kelas C. semua peserta adalah perwakilan dari departemen yang memiliki risiko kebakaran, seperti Workshop, Logistic, Enviroment Health and Security (EHS), Regu Tanggap Darurat termasuk pabrik kelapa sawit.

Pelaksanaan sertifikasi ini bertujuan sebagai pemenuhan regulasi sesuai Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 186 Tahun 1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja, sesuai klasifikasi potensi bahaya kebakaran dan Permenakertrans No.Per.15/Men/VIII/2008 Tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di tempat kerja.

Kegiatan pelatihan ini meliputi kelas teori dengan materi utama diantaranya regulasi, dasar-dasar P3K, teknik-teknik P3K, api dan anatomi kebakaran, penyimpanan dan penanganan bahan mudah terbakar, instalasi, sistem deteksi, dan alarm kebakaran termasuk sistem pemadam kimia dan pengorganisasian sistem tanggap darurat serta praktek dan diakhiri ujian sertifikasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Tenaga Kerja.

Terkait sertifikasi ini, General Manager PMP, Bambang Wijanarko menyampaikan bahwa pelatihan yang dilaksanakan ini memang wajib dilakukan perusahaan sekaligus untuk pemenuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia tentang kewajiban mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran di tempat kerja serta petugas P3K di tempat kerja.

“ Pelatihan bersertifikasi ini sangat penting bagi peningkatan kemahiran bagi regu penanggulangan kebakaran yang telah disiapkan perusahaan maupun staf yang ditunjuk agar lebih memahami risiko bahaya kebakaran di lokasi kerjanya masing-masing,” ujar Bambang Wijanarko.

Sebagai salah satu fasilitator pelatihan sekaligus Pengawas Disnaker Provinsi Papua Barat, Korwil Sorong Raya, Ferry Anggoro menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan ini memang tuntutan Undang-Undang dan wajib untuk dilakukan sesuai dengan klasifikasi potensi bahaya kebakaran yang ada di perusahaan.

“ Mereka ini masuk dalam regu penanggulangan kebakaran yang wajib memiliki kompetensi mampu mengoperasikan hydrant, sehingga otomatis untuk mampu mengoperasikan hydrant, mereka harus memiliki sertifikasi pemadam kebakaran kelas C Sementara untuk sertifikasinya, nanti akan dikeluarkan oleh Kemenaker sedangkan license dan buku kerjanya dikeluarkan oleh dinas setempat,” ujar Ferry Anggro.

Disisi lain, praktisi pemadam kebakaran, Sudarsono berharap, agar hasil akhir dari pelatihan ini adalah adanya peningkatan kemampuan, pengetahuan dan keterampilan dalam penanggulangan kebakaran serta melakukan koordinasi dalam tindakan pencegahan dan penanggulangan kebakaran.


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.