SORONG, sorongraya.co– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sorong tetap membuka pelayanan kepada masyarakat meski pelaksanaan Work From Home (WFH) diberlakukan pada hari Jumat.
Kepala Disdukcapil Kota Sorong, Onesimus Assem, mengatakan pelayanan publik tetap berjalan normal karena kebutuhan masyarakat terhadap dokumen kependudukan tidak dapat dihentikan.

“Pelayanan publik maupun dinas lainnya tetap melaksanakan tugas sebagaimana biasanya,”ujar Onesimus, kepada awak media. Jumat (29/5/2026).
Ia menjelaskan, pihaknya membagi petugas menjadi dua kelompok. Kelompok pertama bertugas di kantor untuk melayani masyarakat secara langsung, sedangkan kelompok kedua turun ke lapangan melaksanakan pelayanan jemput bola khusus bagi Orang Asli Papua (OAP).
Pelayanan jemput bola tersebut dilakukan hingga ke tingkat distrik, kelurahan, RT, dan RW dengan pencetakan dokumen langsung di tempat sesuai jadwal yang telah diedarkan sebelumnya.
“Dari 24 jenis dokumen kependudukan, yang paling dominan diurus masyarakat yakni KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Identitas Kependudukan Digital (IKD),”tambahnya.
Onesimus mengungkapkan, hingga triwulan kedua tahun 2025, data bersih OAP yang telah tercatat mencapai 78.644 jiwa. Sementara untuk pendataan tahun 2026 masih dalam proses dan belum dilakukan perhitungan.
Onesimus menambahkan, Disdukcapil Kota Sorong menargetkan pelayanan jemput bola di 82 titik. Namun hingga saat ini, pelayanan baru menjangkau enam atau tujuh kelurahan dari total 41 kelurahan yang ada di Kota Sorong.
“Dalam satu kelurahan kami bisa turun dua kali agar seluruh OAP dapat terdata dan tercover secara nasional,” pungkasnya.















