SORONG,sorongraya.co–Pemerintah Kota Sorong bantuan kepada 12 suku asli papua di Kota Sorong, yang diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta bidang pendidikan. Penyerahan langsung diberikan oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Sorong didampingi Staf Ahli Bidang Pengembangan Otsus, Very M.R Kambuaya, dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sorong, Tamrin Tajuddin, Turut hadir Kepala Badan Kesbangpol Kota Sorong, Hendrikus Nomor, serta sejumlah OPD terkait.
Dalam sambutannya, Wali Kota Sorong menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat Kota Sorong.
Ia mengatakan, bantuan kepada pelaku UMKM diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, menambah modal, meningkatkan produksi, serta meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi keluarga.
UMKM merupakan salah satu kekuatan penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha, ujar Wali Kota.
Selain bantuan UMKM, perhatian juga diberikan pada bidang pendidikan. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi penerus. Setiap anak harus memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita.
Septinus juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Sorong yang terdiri dari berbagai suku, budaya, dan latar belakang.
Kota Sorong adalah rumah kita bersama. Perbedaan jangan menjadi alasan untuk terpecah, tetapi harus menjadi kekuatan untuk membangun Kota Sorong secara bersama-sama, katanya.
Ia berharap Forum Lintas Suku Asli Papua Raya Kota Sorong dapat terus menjadi wadah yang mempererat tali persaudaraan, membangun komunikasi yang baik, serta menghadirkan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Wali Kota Sorong, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sorong tidak dapat bekerja sendiri. Pembangunan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat.
Kepada para penerima bantuan, Wali Kota berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab dan tidak hanya dilihat dari nilai atau jumlahnya, tetapi sebagai bentuk kepercayaan, perhatian, dan kepedulian.
Manfaatkan bantuan ini dengan penuh tanggung jawab sehingga benar-benar memberikan dampak bagi kehidupan keluarga dan masa depan kita, pesannya.
Wali Kota Sorong diakhir sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Forum Lintas Suku Asli Papua Raya Kota Sorong atas kepedulian dan kontribusinya bagi masyarakat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, saling membantu, dan bergandengan tangan mewujudkan Kota Sorong yang maju, aman, sejahtera, dan bermartabat.(***)















